Minggu, 10 Mei 2026

BRICS vs Dolar AS

Apakah BRICS Akan Kalahkan Dolar AS di Perdagangan Internasional? Ini Penjelasannya

Mata uang BRICS adalah singkatan dan gabungan mata uang dari beberapa nama negara seperti Brasil, Rusia, India, Cina, dan South Afrika.

Tayang:
Penulis: Cut Bintu Jabbabirah | Editor: Jamaluddin
FREEP!K
ILUSTRASI NILAI TUKAR MATA UANG - Ilustrasi ekonomi dan nilai tukar mata uang di dunia internasional yang tidak stabil dan bisa berubah-ubah dalam waktu yang tidak diketahui. Ketergantungan penggunaan dolar Amerika Serikat membuat negara di dunia wa-was akan risiko dan tekanan yang akan mereka hadapi di dunia pasar modal internasional. Namun, BRICS hadir sebagai pengganti dan pemutusan dari kecanduan penggunaan mata uang dolar AS di perdagangan internasional. 

Tujuan utama dibentuknya mata uang tukar bernama BRICS ini adalah karena mereka ingin keluar dari dominasi Barat dalam sistem mata uang.

PROHABA.CO - Mata uang BRICS adalah singkatan dan gabungan mata uang dari beberapa nama negara seperti Brasil, Rusia, India, Cina, dan South Afrika.

Wakil Ketua Duma Rusia, Alexander Babakov, menggatakan, BRICS adalah mata uang baru.

Bagaimanapun, menurutnya, mata uang BRICS tidak bisa dengan mudah terjadi karena membutuhkan beberapa tahap dan langkah untuk mengaktifkan perdagangan dalam mata uang lokal anggota BRICS, termasuk banyak negara seperti Arab Saudi, Iran, Nigeria, dan negara-negara lain.

BRICS dicetuskan oleh investment banker yang bernama Jim O’Neill pada tahun 2001 yang pada saat itu ia bekerja di Goldman Sachs.

Negara di dalam BRICS berkongsi ideologi yang sama yaitu 'Multipolarism' dunia yang didominasi oleh tiga atau lebih kuasa dominan, dan bukan bersifat 'unipolar' di mana hanya ada satu kuasa doniman seperti dolar AS yang dominan dari segi ekonomi dan ketenteraan.

BRICS mewujudkan orde ekonomi baru yang tidak berpaksikan dengan penggunaan dolar AS.

Pada 2010, negara BRICS menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik.

Cina sudah menggantikan Jepang sebagai ekonomi nomor 2 di dunia.

Kehadiran BRICS membuat banyak negara terkesan dan ikut bergabung dalam penyertaan BRICS termasuk negara sekutu Amerika Serikat seperti Mesir, Uni Emirat Arab (UAE), Arab Saudi, dan Thailand.

Tujuan utama dibentuknya mata uang tukar bernama BRICS ini adalah karena mereka ingin keluar dari dominasi Barat dalam sistem mata uang.

Negara-negara yang bergabung dengan mata uang BRICS ingin membuat reformasi ekonomi Internasional dan mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat (AS)

Dalam dunia internasional, transaksi perdagangan antarnegara kebanyakan bergantung pada satu sistem pembayaran yang disebut SWIFT (Society for World Wide Inter Bank Financial Telecomunication).

Sistem pembayaran inilah yang mengatur bagaimana pesan-pesan keuangan antarbank dikirimkan dengan aman.

Sejak Perang Dunia II, mata uang yang paling banyak dipakai untuk transaksi global adalah dolar Amerika Serikat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved