Minggu, 26 April 2026

Hari Anak Nasional 2025

Minggu Besok, Ada Pameran Lukisan Karya Anak Aceh di Museum Tsunami

pentingnya partisipasi bermakna anak-anak dalam ruang publik, karena mereka sejatinya bukan sekadar menjadi objek perayaan

Editor: Misran Asri
Dok Pribadi
Direktur Yayasan Darah untuk Aceh (YDUA) Nurjannah Husien 

Pentingnya partisipasi bermakna anak-anak dalam ruang publik, karena mereka sejatinya bukan sekadar menjadi objek perayaan

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Minggu besok, 27 Juli 2025, puluhan lukisan karya anak-anak Aceh akan dipamerkan di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh.

Kegiatan bertajuk “Mimpi Anak, Warna Energi Masa Depan” itu dilaksanakan oleh Yayasan Darah untuk Aceh (YDUA) untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN). 

Melalui pameran lukisan ini, anak-anak diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, perasaan, dan mimpi mereka secara bebas dan jujur.

Kegiatan ini selaras dengan tema semangat HAN tahun ini “Dari Seremonial ke Aksi Nyata Berdampak”. 

Kegiatan ini menekankan pentingnya partisipasi bermakna anak-anak dalam ruang publik, karena mereka sejatinya bukan sekadar menjadi objek perayaan. 

Melalui seni rupa, mereka menjadi subjek yang diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, perasaan, dan mimpi mereka secara bebas dan jujur. 

Baca juga: Forum Anak Tanah Rencong Suarakan Bahaya Merokok dan Nikah Dini, Pada Puncak HAN di Takengon

Puluhan karya tersebut dilukis oleh anak-anak usia 7 sampai 10 tahun, termasuk anak berkebutuhan khusus.

“Setiap lukisan yang tercipta merupakan refleksi unik dunia batin anak, berisi harapan akan masa depan, perenungan atas lingkungan, dan ekspresi kegembiraan khas anak-anak. 

Mereka bebas berkarya dengan berbagai ide mereka,” ujar Direktur YDUA, Nurjannah Husien. 

Baca juga: Peringati HAN 2022, Kekerasan pada Anak Makin Mengkhawatirkan

Ditambahkannya, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk sejenak berhenti dari kegiatan screen time sehingga anak-anak dapat bersosialisasi dengan rekan sebaya dan juga melihat ruang yang lebih nyata lagi.

Selain pameran lukisan, acara ini juga menghadirkan berbagai zona interaktif seperti Zona Kolaborasi Seni, Ruang Mewarnai dan Ekspresi Bebas, Pojok Cerita “Suara Anak”, serta pertunjukan musik dan tari anak-anak.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh dan didukung oleh berbagai pihak termasuk PHE NSO, komunitas seni, guru, serta pegiat literasi, pegiat pendidikan dan perlindungan anak di Aceh.

Baca juga: Bunda Salma Soroti Kekerasan dan Bullying Anak di Hari Anak Nasional 2025

“Kami sangat mengharapkan kehadiran dan kunjungan masyarakat Aceh khususnya di Banda Aceh juga rekan-rekan media untuk meliput dan menyebarluaskan semangat positif dari anak-anak Aceh yang telah berkarya, bersuara, dan berani bermimpi.” Harapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved