Jumat, 8 Mei 2026

Kebakaran

Rumah dan Ruko Kayu di Aceh Besar dan Aceh Timur Ludes Terbakar 

Kali ini, api menghanguskan dua bangunan berkonstruksi kayu di dua lokasi terpisah pada Selasa (29/7/2025). 

Tayang:
Editor: Jamaluddin
DOK BPBD ACEH BESAR
MEMADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran (damkar) berupaya memadamkan api pada sisa-sisa puing rumah yang ludes terbakar di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Selasa (29/7/2025) siang. 

Kondisi cuaca yang cukup terik dan bangunan yang berkonstruksi kayu, membuat api dengan cepat meratakan seluruh bagian bangunan tersebut. 

PROHABA.CO, KOTA JANTHO - Musibah kebakaran kembali terjadi di Aceh. 

Kali ini, api menghanguskan dua bangunan berkonstruksi kayu di dua lokasi terpisah pada Selasa (29/7/2025). 

Kedua bangunan itu adalah rumah dan rumah toko atau ruko.

Rumah yang terbakar berada di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

Sementara ruko yang dimangsa ‘si jago merah’ berlokasi di Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Di Kabupaten Aceh Besar, rumah yang terbakar merupakan milik Balia (53), warga Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah

Rumah yang dihuni Balia bersama lima anggota keluarganya rata dengan tanah setelah dilalap api pada Selasa siang. 

Akibat musibah tersebut, Balia dan anggota keluarganya kini harus mengungsi. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, mengatakan, kebakaran itu terjadi pada pukul 14.11 WIB.  

Menurut Ridwan, pihaknya menerima informasi adanya kebakaran itu berkat laporan dari Grup WhatsApp (WA). 

Mengetahui peristiwa itu, sebut Kalaksa BPBD Aceh Besar, pihaknya langsung mengerahkan petugas ke lokasi. 

Karena rumah tersebut berkonstruksi kayu, menurut Ridwan, kobaran api begitu cepat membakar seluruh bagian bangunan. 

Akibatnya, semua harta benda milik korban tak ada yang berhasil diselamatkan. 

“Posisi rumah yang terbakar juga berdekatan dengan rumah lain. 

Sementara penyebab kebakaran sudah dalam penanganan pihak kepolisian,” kata pria yang akrab disapa RJ ini.

Menurut RJ, pihaknya mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran (damkar) serta dibantu lima mobil damkar dari Banda Aceh

Setiba di lokasi, api sudah membumbung tinggi dan menghabiskan seluruh bangunan rumah. 

Petugas melakukan blokade guna mencegah api merambat ke rumah lain yang letaknya berdekatan dengan rumah korban. 

Kondisi cuaca yang cukup terik dan bangunan yang berkonstruksi kayu, membuat api dengan cepat meratakan seluruh bagian bangunan tersebut. 

“Dalam proses memadamkan api, petugas ikut dibantu oleh personel TNI/Polri, relawan RAPI dan ERPA, serta masyarakat,” tutup RJ.

Untuk diketahui, Darul Imarah, merupakan satu dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar

Di sebelah utara, kecamatan ini berbatasan langsung dengan wilayah Kota Banda Aceh yang merupakan ibu kota Provinsi Aceh.

Dengan posisi tersebut, Kecamatan Darul Imarah secara administratif merupakan bagian dari area pinggiran (suburban) Banda Aceh.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Besar tahun 2024, jarak dari pusat Kecamatan Darul Imarah menuju pusat pemerintahan Pemerintah Aceh (Banda Aceh) hanya sekitar 10 kilometer,

Jika ditempuh dengan kendaraan umum, waktu yang dibutuhkan untuk sampai dari Kecamatan Darul Imarah ke pusat Kota Banda Aceh diperkirakan sekitar 20-30 menit.

Namun, jika menggunakan kendaraan pribadi, waktu tempuh dari Darul Imarah-Banda Aceh luring lebih 15 menit, tergantung kepadatam lalu lintas di jalan yang dilalui.

Ruko Terbakar di Aceh Timur

Ruko di Aceh Timur Terbakar1
RUKO TERBAKAR - Satu ruko berkonstruksi kayu di Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Provinsi Aceh, terbakar pada Selasa (29/7/2025) sore. (PROHABA.CO/MAULIDI ALFATA)

Sementara di Aceh Timur, satu rumah toko atau ruko berkonstruksi kayu di Dusun Kuta Baro, Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, dilalap api pada Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 16.25 WIB. 

Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu baru berhasil dipadamkan setelah dua jam kemudian.

Kasi Pemadam Kebakaran Aceh Timur, Faisal, mengatakan, setelah menerima informasi dari warga, anggota Damkar Idi Rayeuk yang dipimpin Danru 1, Bambang Suryadi, segera mengerahkan empat mobil damkar milik Pemkab Aceh Timur menuju ke lokasi kejadian.

Jarak lokasi kejadian dari Pos Damkar Idi hanya sekitar 800 meter, sehingga tim dapat tiba di lokasi dengan cepat atau tak sampai 10 menit setelah mendapat informasi tentang kebakaran tersebut. 

Proses pemadaman berlangsung kurang lebih dua jam untuk memastikan api tidak merambat ke bangunan lain dan rumah yang berdekatan, termasuk deretan toko yang ada di samping rumah tersebut. 

"Dalam memadamkan api, petugas turut dibantu oleh warga dan relawan setempat," ujar Faisal seraya menyatakan bahwa tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Ruko itu diketahui milik TM Fauzi (39), wiraswasta yang disewa oleh Abdul Aziz (45), juga berprofesi sebagai wiraswasta. 

"Untuk kerugian materiel kita belum mengetahuinya," pungkas Faisal. 

Idi Rayeuk adalah salah satu kecamatan di Kabu[aten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Idi Rayeuk juga merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Timur.

Jarak dari ibu kota Provinsi Aceh (Banda Aceh) ke Idi Rayeuk sekitar 325 kilometer.

Jika berangkat dari Banda Aceh hendak menuju ke Idi Rayeuk, maka rute yang ditempuh adalah Jalan Banda Aceh-Medan dengan melewati wilayah Kota Banda Aceh sendiri, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, dan beberapa kecamatan yang sudah masuk ke dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Jika menggunakan kendaraan pribadi atau bus/Hiace/L300, waktu tempuh dari Banda Aceh ke Idi Rayeuk sekitar 6-7 jam.

Itu pun tergantung kondisi jalan dan kepadatan arus lalu lintas di sepanjang jalur tersebut. (Indra Wijaya/Maulidi Alfata)

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved