Rabu, 6 Mei 2026

Berita Medan

Fortuner Tertabrak Kereta Api di Kisaran Timur, Dua Tewas Satu Luka Berat

Kecelakaan tragis kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
TRIBUN MEDAN/Alif Al Qadri Harahap
LAKALANTAS KERETA API - Mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi BK 1676 VAA terperosok di parit pinggir rel kereta api di Kelurahan Siumbut-umbut, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Minggu (15/2/2026). Dua dari tiga penumpang meninggal ditempat dan satunya lagi mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendaptkan perawatan. 

Ringkasan Berita:
  • Mobil Fortuner tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang di Kelurahan Siumbut-umbut, Kisaran Timur, Asahan, menewaskan dua orang dan melukai satu orang.
  • Pengemudi diduga menerobos jalur meski sudah diingatkan warga, sehingga mobil tertemper kereta jurusan Medan–Tanjungbalai.
  • Polsuska imbau pengendara waspada, selalu cek kiri-kanan sebelum melintas, dan hindari musik keras agar bisa mendengar aba-aba kereta.

 

PROHABA.CO - Kecelakaan tragis kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Sebuah mobil minibus jenis Toyota Fortuner hitam bernomor polisi BK 1676 VAA tertabrak kereta api jurusan Medan–Tanjungbalai pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Akibat insiden tersebut, dua orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat.

Korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, dua korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Umum.

Baca juga: Tragedi Tebing Tinggi:  9 Penumpang Minibus Tewas Terseret Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang

Kronologi Kejadian

Polisi khusus kereta api (Polsuska) Stasiun Kisaran, Tri Rochmad, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.10 WIB.

Mobil tersebut datang dari arah Rawang Panca Arga menuju Siumbut-umbut," kata polsuska stasiun Kisaran Tri Rochmad, Senin (16/2/2026).

Saat melintas di jalur kereta, pengemudi diduga tidak mengindahkan himbauan warga yang sudah memperingatkan adanya kereta yang akan melintas.

Mobil pun tetap menerobos jalur dan akhirnya tertemper (Tertabrak) kereta di Kilometer 149+400.

Katanya, masyarakat sempat memberikan himbauan, namun diduga supir tidak mengindahkan dan tetap menerobos jalur kereta.

Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu karena banyak warga yang berkerumun untuk melihat kondisi mobil yang ringsek akibat benturan keras.

Baca juga: Polisi Amankan ODGJ di Banda Aceh, Dibawa ke RSJ untuk Penanganan

Imbauan Keselamatan

Tri Rochmad mengingatkan masyarakat agar selalu waspada saat melintas di perlintasan kereta api, terutama yang tidak memiliki palang pintu.

Ia menekankan pentingnya memperhatikan kondisi sekitar sebelum melintas. 

“Lihat dulu kiri dan kanan, pastikan lintasan kereta kosong.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved