Berita Banda Aceh
Polisi Amankan ODGJ di Banda Aceh, Dibawa ke RSJ untuk Penanganan
Seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) diamankan aparat kepolisian dari Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh
Ringkasan Berita:
- ODGJ diamankan polisi di Gampong Lamteumen Timur, Banda Aceh, lalu dibawa ke RSJ Aceh untuk perawatan.
- Warga melapor karena resah, ODGJ kerap bertingkah aneh meski merupakan pasien rutin RSJ.
- Kapolsek Jaya Baru imbau masyarakat agar tidak melakukan kekerasan, menjaga anak-anak dan lansia, serta segera melapor ke perangkat gampong atau layanan darurat bila ODGJ meresahkan.
PROHABA.CO, BANDA ACEH - Seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) diamankan aparat kepolisian dari Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.
Proses pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama perangkat gampong dan keluarga, sebelum akhirnya yang bersangkutan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh untuk mendapatkan perawatan.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, melalui Kapolsek Jaya Baru, Iptu Tea Gustianingsih, menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah adanya laporan warga.
ODGJ tersebut disebut kerap bertingkah aneh dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
“Kalau lewat di depannya dibuat aneh-aneh, sehingga warga merasa risih.
Beliau pun pasien rutin rumah sakit jiwa,” ujar Iptu Tea.
Baca juga: Darwati A. Gani Siap Dukung Giat untuk Generasi Muda Aceh
Baca juga: Aceh Timur Luncurkan Program Bebas Pasung, Al-Farlaky Buka Gembok Kaki ODGJ untuk Dirawat
Imbauan Kepada Masyarakat
Kapolsek Jaya Baru menegaskan bahwa meskipun keberadaan ODGJ kadang meresahkan, mereka tetap bagian dari masyarakat yang harus dilindungi.
Ia mengingatkan agar warga tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap orang dengan gangguan jiwa.
Selain itu, masyarakat diminta untuk menjaga jarak aman, terutama anak-anak dan lansia, agar tidak berada di sekitar ODGJ yang sedang tidak stabil.
“Jika masyarakat menemukan ODGJ, sebaiknya jangan memancing amarahnya.
Lindungi anak-anak dan lansia di sekitar mereka, lalu segera hubungi perangkat gampong, Bhabinkamtibmas, atau layanan darurat 110 bila sudah meresahkan,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa penanganan ODGJ membutuhkan kerja sama antara keluarga, masyarakat, dan aparat.
Dengan dibawanya warga tersebut ke RSJ Aceh, diharapkan ia mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif sehingga kondisinya bisa kembali stabil.
Langkah cepat aparat bersama masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekaligus perlindungan hak-hak ODGJ sebagai warga negara.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
Baca juga: Pria Diduga ODGJ Lempar Kaca Mobil Warga hingga Pecah di Jalan Protokol Langsa
Baca juga: Puluhan Santri Pesantren Aceh Singkil Dirawat Usai Konsumsi Menu MBG
Baca juga: Pedagang Sayur di Samalanga Dibacok Pria Diduga ODGJ, Korban Kritis
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Dua Mahasiswa Ditangkap, Polisi Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal Tanpa Cukai |
|
|---|
| Ketika Panggilan Darurat Berujung Kepedulian, Kisah Wardiah dan Polisi Banda Aceh |
|
|---|
| Masyarakat Sipil Aceh Laporkan Ade Armando dan Abu Janda ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Gubernur Mualem Pimpin Rapat Validasi Data JKA Bersama Sekda dan Dinkes Aceh |
|
|---|
| 37 PMI Deportasi dari Malaysia Tiba di Aceh, Mayoritas Tak Miliki Dokumen dan Terjerat Kasus Narkoba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kapolsek-Jaya-Baru-Banda-Aceh-Iptu-Tea-Gustianingsih.jpg)