Sabtu, 2 Mei 2026

Haba Medan

Berdalih Ambil Gaji, Dua Pria Pinjam Sepmor Tetangga, Ternyata Digadaikan untuk Main Judi

Dalih kedua pelaku tersebut, sepeda motor dipakai sebentar untuk mengambil gaji.  Namun, setelah ditunggu sekian lama

Tayang:
Editor: Misran Asri
net
PENGGELAPAN SEPMOR TETANGGA - Ilustrasi penggelapan sepmor ditangkap. Dua pria asal Kota Binjai, Sumatera Utara, ditangkap setelah menggelapkan sepeda motor (sepmor) milik tetangganya sendiri. Belakangan terungkap uang hasil penggelapan motor tersebut digunakan untuk bermain judi. 

Dalih kedua pelaku tersebut, sepeda motor dipakai sebentar untuk mengambil gaji.  Namun, setelah ditunggu sekian lama, ternyata motor itu tak kunjung dibawa pulang

PROHABA.CO, MEDAN - Parah! Dua pria asal Kota Binjai, Sumatera Utara, berinisial A (17) dan H (21) gelap mata, sehingga nekat menggelapkan sepeda motor (sepmor) milik tetangganya sendiri. 

Dalih kedua pelaku tersebut, sepeda motor dipakai sebentar untuk mengambil gaji. 

Namun, setelah ditunggu sekian lama, ternyata sepeda motor itu tak kunjung dibawa pulang.

Belakangan terungkap, sepeda motor itu digadaikan leh kedua pelaku dan mirisnya uangnya habis digunakan untuk bermain judi. 

Kanit Reskrim Polsek Binjai Barat, Ipda Dzaky Raditya Wardana, menjelaskan bahwa aksi penipuan ini terjadi pada Selasa (17/2/2026). 

Diketahui pada sore itu, kedua pelaku mendatangi kediaman korban, MA (71), di Jalan Durian, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat. 

“Awalnya kedua pelaku bilang lah ke korban mau pinjam sepeda motor untuk mengambil gaji. 

Baca juga: 3 Dari 4 Terduga LGBT Positif HIV, Diamankan WH dari Taman Tepi Krueng Aceh

Baca juga: Oknum ASN Damkar di Mamuju Digerebek Polisi Saat Berduaan dengan Istri Orang di Wisma

Memang si H ini sehari-hari kerja sebagai tukang bangunan,” kata Dzaky kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Jumat (20/2/2026). 

MA yang merasa kenal baik dengan pelaku kemudian menghubungi istrinya untuk meminta izin. 

Setelah disetujui, sekitar pukul 18.00 WIB, kedua pelaku membawa pergi sepeda motor milik korban. 

Dzaky menyebutkan bahwa antara korban dan para pelaku sebenarnya sudah saling mengenal dekat karena tinggal bertetangga. 

“Korban dan para pelaku ini tetanggaan. Masih ada hubungan kekerabatan juga,” sebut Dzaky. 

Namun, kepercayaan korban dikhianati. 

Hingga keesokan harinya, sepeda motor tersebut tak kunjung dikembalikan. 

Baca juga: Korban Penipuan CPNS Bodong Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp 500 Juta dari Nia Daniaty

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved