Jumat, 8 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Hadiri Grand Opening BPR Syariah Ingin Jaya

Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris (Syech Muharram), menghadiri grand opening PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah Ingin Jaya

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
DOK MC ACEH BESAR
FOTO BERSAMA - Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris. foto bersama Kepala Biro Ekonomi Setda Aceh, Zaini Zubir SSos MM, Direktur Utama BPR Syariah Ingin Jaya, Hilmiati SE, dan Pengawas OJK Perwakilan Aceh, Firman Otto Armando pada grand opening kantor PT BPR Syariah Ingin Jaya di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (1/09/2025). 

PROHABA.CO, KOTA JANTHO - Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris (Syech Muharram), menghadiri grand opening PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah Ingin Jaya di kantor pusat bank tersebut, pada Senin (1/9/2025).

Acara yang ditandai dengan pemotongan pita itu menjadi momentum bersejarah bagi PT BPR Ingin Jaya yang resmi bertransformasi dari bank konvensional menjadi bank syariah dengan mengusung tema ‘Jembatan Menuju Kesejahteraan dan Kebangkitan Ekonomi Syariah.’

Dalam sambutannya, Syech Muharram menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas transformasi PT BPR Ingin Jaya.

Ia menekankan bahwa perubahan ini harus diiringi dengan penerapan prinsip syariah yang nyata, bukan hanya formalitas.

“Saya berharap, semoga bukan hanya namanya syariah, tapi sistemnya juga benar-benar syariah. Jangan hanya berganti papan nama, tapi operasionalnya tetap konvensional.

Masyarakat tentu menunggu bukti nyata,” ujar Bupati yang disambut tepuk tangan hadirin.

Syech Muharram juga menyoroti pentingnya pelayanan dan strategi pemasaran dalam keberhasilan perbankan.

Ia menjelaskan, marketing tidak hanya soal menarik nasabah, tapi juga bagaimana bank memberi solusi yang tepat.

“Maju mundurnya bank sangat tergantung pada pelayanan dan marketingnya,” ucapnya. 

Baca juga: Bank Aceh Syariah Diminta Terus Tingkatkan Pembiayaan UMKM

Lebih jauh, Syech Muharram menegaskan agar prinsip syariah benar-benar diterapkan dalam praktik.

Ia meminta perbankan syariah menghindari praktik yang menyerupai sistem konvensional, khususnya dalam hal pembiayaan.

“Jangan kreditkan uang kepada nasabah, tapi kreditkan barangnya.

Pihak bank belilah barang sesuai kebutuhan nasabah, lalu nasabah mencicil barang itu.

Dengan begitu, sistemnya sesuai syariah, tidak terjebak pada praktik riba,” tegas Bupati.

Direktur PT BPR Syariah Ingin Jaya, Hilmiati SE, menyampaikan bahwa transformasi ini merupakan hasil perjuangan panjang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved