Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

Pascabanjir Aceh, Listrik dan BBM Mulai Normal, Gas Elpiji Masih Langka

pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian besar wilayah Aceh, kondisi infrastruktur dasar seperti listrik, bahan bakar

Editor: Muliadi Gani
Serambinews.com/Hendri Abik  
ANTRE GAS – Sejumlah warga mengantri dan menunggu kedatangan gas elpiji di Banda Aceh. Foto direkam pada Selasa (16/12/2025).  Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian besar wilayah Aceh, kondisi infrastruktur dasar seperti listrik, bahan bakar minyak (BBM), serta jaringan internet menunjukkan tren pemulihan.  Meski demikian, sejumlah daerah masih menghadapi kendala serius, terutama terkait ketersediaan gas elpiji yang hingga kini belum stabil. 

Ringkasan Berita:
  • Listrik, BBM, dan internet di sebagian besar wilayah Aceh mulai pulih 25 hari pascabencana.
  • Kelangkaan elpiji masih menjadi masalah serius, memaksa sebagian warga kembali menggunakan kayu bakar.
  • Wilayah tengah dan timur seperti Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Timur menghadapi pemulihan lebih lambat dibanding daerah pesisir dan perkotaan.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH -  Keterbatasan pasokan LPG di Banda Aceh terjadi akibat terganggunya jalur distribusi pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada 26 November 2025 lalu. 

Sejumlah ruas jalan dan jembatan mengalami kerusakan bahkan terputus, sehingga distribusi gas belum dapat berjalan normal dan memaksa masyarakat mengantre di agen maupun pangkalan untuk mendapatkan elpiji.

Sebanyak 25 hari pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian besar wilayah Aceh, kondisi infrastruktur dasar seperti listrik, bahan bakar minyak (BBM), serta jaringan internet menunjukkan tren pemulihan. 

Meski demikian, sejumlah daerah masih menghadapi kendala serius, terutama terkait ketersediaan gas elpiji yang hingga kini belum stabil.

Melansir data dihimpun berdasarkan laporan wartawan Serambinews dari seluruh kabupaten/kota di Aceh, pada Jumat (19/12/2025).

Di kawasan pesisir dan perkotaan seperti Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Aceh Singkil, serta Simeulue, pasokan listrik dan jaringan internet sudah kembali normal.

BBM juga dilaporkan sudah lancar di daerah-daerah tersebut. 

Namun, kelangkaan elpiji masih menjadi keluhan utama masyarakat akibat stok yang belum memadai.

Banyak warga mengaku kesulitan mendapatkan tabung gas 3 kilogram, sehingga harga di pasaran pun tidak stabil.

Baca juga: Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang, 16 Orang Meninggal

Tantangan di Wilayah Tengah

Sementara itu, sejumlah kabupaten di wilayah tengah dan Aceh Tamiang masih menghadapi tantangan cukup serius. 

Berbeda dengan daerah pesisir, kabupaten di wilayah tengah seperti Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues masih menghadapi tantangan berat. 

Listrik belum menyeluruh, BBM terbatas, elpiji kosong, serta jaringan internet dan telekomunikasi belum stabil. 

Kondisi ini memaksa sebagian masyarakat kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak akibat kosongnya stok elpiji.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved