Selasa, 28 April 2026

Berita Aceh Utara

69 Ribu Warga Aceh Utara Masih Mengungsi Pascabencana Banjir dan Longsor

Memasuki hari ke-26 pascabanjir bandang dan tanah longsor, kondisi di Kabupaten Aceh Utara masih memprihatinkan.

Editor: Muliadi Gani
Serambinews.com/HO/Foto Dok Pemkab Aceh Utara 
DAMPAK BANJIR - Rumah dan pagar rumah sekolah serta bangunan lainnya porak-poranda di Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara ekses dampak banjir yang melanda kawasan tersebut. 69 Ribu Warga Aceh Utara Masih Mengungsi Pascabencana Banjir dan Longsor 

Ringkasan Berita:
  • Jumlah Pengungsi Besar – Sebanyak 69.115 jiwa dari 19.514 KK masih bertahan di 218 titik pengungsian.
  • Korban Jiwa dan Kelompok Rentan – 185 orang meninggal, 7 hilang, 2.137 luka-luka; ribuan balita, lansia, ibu hamil, dan disabilitas butuh pendampingan khusus.
  • Kerusakan Infrastruktur dan Pertanian – 73.373 rumah terendam, 60 jembatan rusak, 14.509 hektare sawah serta 10.674 hektare tambak terendam banjir.

 

PROHABA.CO, ACEH UTARA -  Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara menelan korban jiwa dalam jumlah besar. 

Selain korban meninggal, banjir juga menyebabkan ribuan orang mengalami luka-luka dan memaksa puluhan ribu warga meninggalkan tempat tinggalnya dan harus mengungsi ke tempat pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah.

Memasuki hari ke-26 pascabanjir bandang dan tanah longsor, kondisi di Kabupaten Aceh Utara masih memprihatinkan.

Hingga Senin (22/12/2025), tercatat sebanyak 69.115 jiwa dari 19.514 kepala keluarga (KK) masih bertahan di pengungsian yang tersebar di 218 titik lokasi.

Sebagian besar pengungsi kehilangan rumah karena hanyut disapu banjir, sehingga tidak memiliki tempat tinggal lagi.

Sementara lainnya tidak dapat kembali karena rumah mereka rusak parah dan belum bisa diperbaiki. 

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayahwa), dikutip Serambinews.com, Senin (22/12/2025), menyebutkan bahwa bencana ini berdampak pada 646 gampong dari 852 desa di 27 kecamatan, atau sekitar 75,8 persen wilayah kabupaten.

Disebutkan Bupati, kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

Baca juga: Pelajar SMP di Kendari Minta Bantuan Damkar untuk Ambil Rapor

Korban Jiwa dan Kelompok Rentan

Dampak bencana tidak hanya berupa kerusakan fisik, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Hingga kini, tercatat 185 orang meninggal dunia, 7 orang masih hilang, dan 2.137 orang mengalami luka-luka.

Kelompok rentan menjadi perhatian utama dalam penanganan.

Data menunjukkan ada 8.847 balita, 6.141 lansia, 1.324 ibu hamil, dan 436 penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan serta layanan khusus di pengungsian.

Banjir merendam 73.373 unit rumah dan menyebabkan 31 titik longsor di berbagai wilayah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved