Senin, 27 April 2026

Berita Pidie

Diterjang Arus Deras Sungai Cot Kuala di Pidie, Tiga Pendulang Emas Terseret, Satu Masih Hilang

Tiga pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, dilaporkan hanyut terbawa arus. 

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
BERI ARAHAN - Kapolsek Mane Iptu Fauzi memberi arahan kepada tim pencarian di pinggir Sungai Cot Kuala, Minggu (26/4/2026). Diterjang Arus Deras Sungai Cot Kuala di Pidie, Tiga Pendulang Emas Terseret, Satu Masih Hilang. (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Tiga pendulang emas hanyut di Sungai Cot Kuala, Pidie saat menyeberang dalam arus deras.
  • Dua korban selamat, sementara satu orang (Zainunis) masih hilang.
  • Tim gabungan terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

 

PROHABA.CO, SIGLI - Tiga pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, dilaporkan hanyut terbawa arus. 

Ketiga warga tersebut terseret arus deras saat hendak mendulang emas secara tradisional di Sungai Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa ini terjadi di aliran sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari Jembatan Cot Kuala, yang merupakan jalur penghubung di jalan nasional Tangse–Mane.

Ketiga warga tersebut diketahui bernama Yatim (35) warga Gampong Krueng Meuriam, Armia (28)  warga Gampong Blang Pandak, dan Zainunis (29)  warga Dusun Alue Lhok, Gampong Krueng Meuriam.

Mereka merupakan warga dari sejumlah gampong di Kecamatan Tangse yang sehari-hari melakukan aktivitas pendulangan emas tradisional di kawasan tersebut.

Melansir informasi yang dihimpun Serambinews.com, wilayah Sungai Cot Kuala dan sejumlah sungai lain di Kecamatan Mane serta Geumpang memang dikenal sebagai lokasi yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mencari emas secara manual.

Baca juga: Empat Bocah Tewas Terseret Arus di Kuala Peudawa, Satu Selamat

Sebelum kejadian, ketiganya sempat bertemu dengan seorang pemancing, Sayed Nazaruddin (40), warga Gampong Layan, Kecamatan Tangse dan meminta bantuan untuk menyeberangkan bekal mereka. 

Permintaan tersebut sempat dipenuhi. 

Namun saat ketiganya mencoba menyeberangi sungai, kondisi arus diketahui sangat deras akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan hulu.

Mereka berupaya menyeberang dengan berjalan miring melawan arus, tetapi derasnya aliran air membuat ketiganya kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terseret.

Yatim berhasil diselamatkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sementara Armia dan Zainunis sempat terbawa arus sejauh beberapa kilometer.

Armia kemudian ditemukan dalam kondisi selamat sekitar dua kilometer dari titik awal hanyut.

Baca juga: Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Menikah, Akad Digelar Tanpa Kehadiran Ayah

Armia langsung dipulangkan bersama Yatim ke rumah masing-masing.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved