Selasa, 5 Mei 2026

Berita Pidie

Gumpalan Mirip Awan Jatuh di Persawahan Pidie, Warga Heboh dan Ramai-ramai Menyaksikan

Warga dikejutkan dengan munculnya gumpalan putih yang menyerupai awan dan diduga jatuh ke area persawahan serta kebun warga.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
GUMPALAN PUTIH - Dua warga melihan gumpalan menyerupai awan berwarna putih di rerumputan di dekat areal persawahan di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Mane, Pidie, Senin (4/5/2026). Penemuan gumplan mirip awan itu sempat menghebohkan warga.  

PROHABA.CO, SIGLI -  Fenomena alam tak biasa terjadi di Gampong Blang, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Warga dikejutkan dengan munculnya gumpalan putih yang menyerupai awan dan diduga jatuh ke area persawahan serta kebun warga.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian masyarakat setempat karena belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah dataran tinggi Pidie tersebut.

Warga pun berbondong-bondong datang ke lokasi untuk melihat langsung fenomena unik itu.

Gumpalan yang tampak seperti awan putih atau kapas itu ditemukan tersebar di beberapa titik, termasuk di rerumputan, tanaman padi, hingga di pohon kebun warga.

Banyak warga yang mengabadikan kejadian tersebut menggunakan ponsel, sehingga video fenomena itu dengan cepat menyebar di media sosial.

Menariknya, beberapa warga bahkan mencoba menyentuh langsung gumpalan tersebut.

Saat dipegang, benda putih itu terasa lembut dan sedikit basah, namun kemudian langsung menghilang atau mencair begitu saja.

Selain warga dewasa, sejumlah siswa SD Negeri di Gampong Blang Dalam juga tampak antusias menyaksikan kejadian tersebut.

Mereka ikut menyaksikan gumpalan putih yang menyerupai kapas jatuh dari udara sebelum akhirnya menghilang.

Camat Mane, Muchtar AG, membenarkan adanya fenomena tersebut.

Ia menyebutkan bahwa peristiwa itu sempat membuat warga kaget karena bentuknya yang menyerupai awan dan tidak biasa.

“Gumpalan itu terlihat seperti awan putih, namun cepat pecah dan menghilang tanpa meninggalkan bekas,” ujarnya.

Menurutnya, gumpalan tersebut sempat terlihat sekitar pukul 06.00 WIB dan sudah menghilang sekitar pukul 08.00 WIB.

Ia juga menambahkan bahwa fenomena tersebut tidak menimbulkan dampak terhadap tanaman padi maupun lingkungan sekitar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved