Pengabdian Masyarakat
Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Latih Warga Olah Manisan Mangga
Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh menggelar pelatihan pengolahan mangga gugur muda (premature fruit drop) dan buah afkir (cull fruit) ..
Ringkasan Berita:
- Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh menggelar pelatihan pengolahan mangga gugur muda atau premature fruit drop dan buah afkir atau cull fruit.
- Pelatihan itu diikuti 30 warga Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar
- Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal
PROHABA.CO, KOTA JANTHO – Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh menggelar pelatihan pengolahan mangga gugur muda atau premature fruit drop dan buah afkir atau cull fruit di Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pada Minggu (7/6/2026).
Pelatihan yang berlangsung di aula desa tersebut diikuti 30 warga setempat yang terdiri atas pemilik pohon mangga dan pelaku usaha kecil.
Pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal.
Kegiatan tersebut turut ditinjau oleh Keuchik Meunasah Krueng, Anmulyadi Riyanto, beserta seluruh perangkat desa.
Sehari setelah pelatihan atau Senin (8/6/2026), dilakukan evaluasi terhadap kegiatan tersebut.
Melalui pelatihan ini, peserta didorong untuk memanfaatkan mangga gugur muda dan buah afkir menjadi produk olahan berupa manisan yang memiliki nilai tambah ekonomi serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga.
Pelatihan yang digelar di aula desa itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat.
Para peserta diberikan pemahaman teori serta praktik mengenai cara mengolah mangga gugur muda dan buah afkir menjadi manisan yang higienis, tahan lama, dan memiliki daya jual.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai keamanan pangan, sanitasi pengolahan, pemilihan bahan baku, serta teknik pengemasan produk yang menarik dan sesuai standar sehingga mampu meningkatkan daya saing produk di pasaran.
Baca juga: Dosen Poltekkes Aceh Latih Masyarakat Cara Olah Ikan Asap Ramah Lingkungan
Baca juga: Mahasantri Aceh Utara Lolos Program Pengabdian Masyarakat ke Pedalaman NTT
Ketua tim pelaksana pelatihan, Ir Abdul Hadi MP, didampingi anggota Andriani Ms SPd MPd dan Arnisam SKM MKes, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurut Abdul Hadi, mangga gugur muda atau premature fruit drop dan buah afkir atau cull fruit memiliki potensi ekonomi yang besar bila diolah menjadi produk pangan yang bernilai jual.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan keterampilan pengolahan hasil pertanian menjadi produk yang lebih bernilai sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mendukung perekonomian desa,” harap Abdul Hadi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik.
Berbagai pertanyaan diajukan terkait teknik pengolahan, ketahanan produk, hingga peluang pemasaran manisan mangga sebagai produk unggulan desa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Pelatihan-Manisan-Mangga.jpg)