Kamis, 30 April 2026

INFO BPJN ACEH

Respons Cepat Pemerintah, Akses Jalan Bireuen–Takengon Kembali Normal

Akses jalan nasional lintas Bireuen-Takengon yang sempat terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor kini sudah dapat dilalui

Tayang:
Editor: IKL
Dok BPJN Aceh
JALAN BIREUEN-TAKENGON - Akses jalan nasional lintas Bireuen-Takengon kini, Rabu (24/12/2025) sudah kembali terbuka setelah sempat terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor. 

PROHABA.CO,REDELONG - Akses jalan nasional lintas Bireuen-Takengon yang sempat terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor, kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

Pengendara sudah bisa mengakses jalan nasional tersebut dengan sistem buka tutup.

Hal ini berkat kerja keras pihak Pemerintah Aceh yang berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh.

Kasatker PJN Wilayah III, Azis yang dikonfirmasi TribunGayo.com, Rabu (24/12/2025) membenarkan akses jalan nasional lintas Bireuen-Takengon sudah dapat dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

Meski demikian, lalu lintas masih terbatas dan pengguna jalan diminta untuk tetap mengutamakan kehati-hatian saat melintas.

Dikatakan, beberapa ruas jalan yang sebelumnya putus dan ditutupi material longsor kini telah dilakukan perbaikan dan pembersihan.

Perbaikan jalan dan jembatan yang rusak dimulai dari kawasan Kilometer 60 di Kecamatan Pintu Rime Gayo, lalu jembatan kawasan Tenge Besi yang menghubungkan antar Kecamatan Gajah Putih dan Pintu Rime Gayo, terakhir dilokasi jembatan Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih.

"Jadi per hari ini, tiga titik tersebut sudah selesai dilakukan perbaikan, dan kini telah bisa dilalui kendaraan bermotor dan mobil," ujar Azis.

Menurutnya, dengan telah tersambungnya titik-titik lokasi yang sebelumnya putus total, dengan begitu Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah secara infrastruktur jalan lintas nasional telah terbebas dari keterisolasian.

"Sebetulnya ada beberapa titik lagi di jalan lintas nasional yang masih rusak seperti di Kampung Jamur, Kecamatan Wih Pesam, namun kan ada jalan alternatif, maka sementara secara infrastruktur sudah tidak terisolir lagi," bebernya.

Ada tiga titik utama yang sudah selesai diperbaiki:

  • Km 60 Kecamatan Pintu Rime Gayo
  • Jembatan Tenge Besi (penghubung Kecamatan Gajah Putih–Pintu Rime Gayo)
  • Jembatan Umah Besi di Kecamatan Gajah Putih

Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana
Perlu diketahui, mesti akses jalan sudah dapat dilalui dilintas jalan nasional Bireuen-Takengon, namun Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama tujuh hari, terhitung mulai Rabu 24 hingga Selasa 30 Desember 2025.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil kajian cepat kondisi lapangan dan melalui koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpin

Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, Selasa (23/12/2025) kemarin, mengatakan perpanjangan masa tanggap darurat diperlukan agar upaya penanganan bencana dapat terus berjalan secara optimal dan terkoordinasi.

Perpanjangan ini dilakukan karena kondisi di sejumlah wilayah terdampak masih belum sepenuhnya pulih, terutama akses logistik yang masih terhambat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved