INFO BPJN ACEH

Kabar Gembira! BPJN Aceh Bangun Jembatan Permanen Teupin Mane Mulai Akhir Januari

"Jembatan akan dibangun sepanjang 160 meter di samping jembatan bailey,"

|
Editor: IKL
FOR PROHABA
Kabar Gembira! BPJN Aceh Bangun Jembatan Permanen Teupin Mane Mulai Akhir Januari 

Laporan Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

PROHABA.CO, TAKENGON – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memastikan pembangunan jembatan permanen Teupin Mane di Kecamatan Juli, Bireuen, akan segera dimulai pada akhir Januari 2026 ini.

Langkah ini diambil sebagai solusi permanen untuk memulihkan konektivitas di ruas jalan nasional yang sebelumnya sempat terganggu akibat bencana.

Kasatker PJN Wilayah III Aceh, Azis, mengungkapkan bahwa jembatan baru tersebut nantinya memiliki bentang sepanjang 160 meter. 

Kabar Gembira! BPJN Aceh Bangun Jembatan Permanen Teupin Mane Mulai Akhir Januari2

Lokasinya akan berada tepat di sisi sebelah kiri jembatan bailey (jembatan darurat) yang baru saja rampung dikerjakan pada pertengahan Desember lalu.

"Jembatan akan dibangun sepanjang 160 meter di samping jembatan bailey," kata Azis saat memberikan keterangan di Takengon, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: Gerak Cepat! BPJN Aceh Pulihkan Jalan Sp Uning–Owaq, Akses Aceh Tengah–Gayo Lues Kembali Terbuka

Tak main-main, konstruksinya akan menggunakan struktur box girder baja. 

Teknologi ini dipilih karena dinilai jauh lebih kokoh dan punya daya tahan tinggi terhadap tantangan medan serta cuaca ekstrem yang sering terjadi di kawasan pegunungan tersebut.

Perbaikan 18 Titik Longsor

Agenda besar BPJN Aceh di jalur ini ternyata tidak hanya soal jembatan.

Secara bersamaan, mereka juga akan menangani 18 titik longsor dan jalan amblas yang tersebar di sepanjang jalur penghubung Bireuen dan Bener Meriah. 

Pengerjaan titik-titik rawan ini juga dijadwalkan mulai berjalan secara bertahap pada akhir bulan ini.

Selama masa konstruksi berlangsung, BPJN Aceh berkomitmen untuk tetap menjaga kelancaran lalu lintas. 

Namun, masyarakat pengguna jalan tetap diimbau untuk waspada dan selalu mengikuti rambu-rambu peringatan yang ada di sekitar lokasi proyek demi keselamatan bersama.

Upaya perbaikan besar-besaran ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tapi juga mampu menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat di wilayah tengah Aceh yang sangat bergantung pada jalur logistik ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved