Senin, 27 April 2026

Kebakaran di Lhokseumawe

Rumah Petani di Lhokseumawe Ludes Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Kebakaran kembali terjadi di Kota Lhokseumawe, tepatnya di Desa Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, pada Minggu (18/1/2026) siang.

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
RUMAH KEBAKARAN - Satu unit rumah semi permanen milik Abdullah Ismail (55) di Desa Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada Minggu (18/1/2026) siang, terbakar. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik.(Serambinews/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Rumah semi permanen milik Abdullah Ismail di Cot Trieng, Lhokseumawe terbakar saat ditinggal ke sawah.
  • Seluruh harta benda termasuk sepeda motor hangus, dugaan sementara kebakaran akibat konsleting listrik.
  • Tagana dan pemerintah kota menyiapkan tenda darurat serta bantuan masa panik untuk keluarga korban.

 

PROHABA.CO, KOTA LHOKSEUMAWE - Kebakaran kembali terjadi di Kota Lhokseumawe, tepatnya di Desa Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, pada Minggu (18/1/2026) siang.

Satu unit rumah semi permanen milik Abdullah Ismail (55), seorang petani, ludes dilalap api.

Rumah tersebut selama ini dihuni Abdullah bersama lima anggota keluarganya.

Tragisnya, seluruh harta benda termasuk satu unit sepeda motor ikut hangus terbakar.

Menurut keterangan Pj Keuchik Cot Trieng, Hasan Basri, saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di sawah.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban ketika api sudah terlihat menjalar ke bagian atap depan rumah.

Dengan konstruksi rumah yang mayoritas terbuat dari kayu serta kondisi cuaca terik, api cepat membesar dan melahap seluruh bangunan.

Tidak lama setelah api berkobar, tim pemadam kebakaran dari Pemko Lhokseumawe, PT PIM, dan PAG tiba di lokasi.

Baca juga: Rumah Warga Idi Timur Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik ke Malaysia 

Baca juga: Tiang Listrik Patah Ditabrak Truk, Sejumlah Wilayah Aceh Selatan Alami Pemadaman

Sekitar setengah jam kemudian, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah lain di sekitar lokasi.

Meski demikian, seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik, meski belum ada kepastian resmi dari pihak berwenang.

Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri, menyampaikan bahwa pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan.

Selain membantu warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran, tim Tagana juga berkoordinasi dengan korban dan aparatur gampong untuk mencari solusi tempat tinggal sementara.

Disepakati bahwa tenda darurat akan dibangun di sekitar lokasi kebakaran agar keluarga korban memiliki tempat berteduh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved