Jumat, 24 April 2026

Kebakaran di Lhokseumawe

Kebakaran Dini Hari di Lhokseumawe, Rumah Hendrik Hangus Terbakar dan Kerugian Rp70 Juta

Kebakaran terjadi pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Minggu (22/3/2026). Rumah berkonstruksi kayu milik Hendrik (37) yang berada

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
RUMAH TERBAKAR - Ketua Tagana Lhokseumawe Samsul Bahri memeriksa kondisi rumah yang terbakar di Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp70 juta. (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Rumah kayu milik Hendrik (37) di Banda Sakti, Lhokseumawe, terbakar dini hari pada hari kedua Idul Fitri 1447 H, diduga akibat obat nyamuk bakar yang merembet ke kasur.
  • Tidak ada korban jiwa, namun seluruh harta benda termasuk becak mesin hangus terbakar, dengan kerugian ditaksir sekitar Rp70 juta.
  • Aparat mendirikan tenda darurat dan menyalurkan bantuan masa panik, sementara polisi mengimbau warga lebih waspada terhadap potensi kebakaran saat meninggalkan rumah di momen Lebaran.

 

PROHABA.CO, KOTA LHOKSEUMAWE -  Kebakaran terjadi pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Minggu (22/3/2026).

Rumah berkonstruksi kayu milik Hendrik (37) yang berada di Jalan Tengku Muda Lamkuta, Dusun Mesjid, Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, hangus terbakar sekitar pukul 03.40 WIB. 

Kebakaran yang terjadi saat dini hari tersebut membuat warga sekita berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum mobil pemadam kebakaran tiba.

Rumah tersebut yang selama ini ditempati Hendrik bersama istri dan empat anaknya.

Peristiwa kebakaran yang terjadi di waktu dini hari membuat warga sekitar panik. 

Baca juga: Ditinggal ke Masjid, Rumah Bilal di Samalanga Bireuen Hangus Terbakar

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Banda Sakti, AKP Hanafiah, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi Mahmud, tetangga korban yang saat itu hendak pergi melaut, terdengar suara ledakan dari arah dapur rumah.

Setelah diperiksa, api sudah membesar dan diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang merembet ke kasur kapuk di kamar belakang.

Api kemudian cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.

Sekitar pukul 03.50 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp70 juta.

Baca juga: Tragedi Malam Lebaran: Suimih Dibunuh dan Dimutilasi Suami Siri di Samarinda

Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri, menyebutkan bahwa saat kebakaran terjadi, hanya Hendrik yang berada di rumah.

Istri dan anak-anaknya sedang menginap di rumah orang tua. 

Hendrik yang terbangun melihat api sudah membesar, segera berlari keluar dan meminta pertolongan warga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved