Kamis, 16 April 2026

Haba PT MPG Nagan Raya

PT MPG Luncurkan Program Inspeksi Keselamatan Produksi Musim Semi 2026

memastikan seluruh kegiatan berjalan efektif, PT MPG menerapkan metode kerja lima konfirmasi dan satu pelaksanaan

Editor: Misran Asri
Foto RA Karamullah
MELAKUKAN PERBAIKAN - Karyawan PT Meulaboh Power Generation, Fitra Fyawal, melakukan perbaikan High Pressure Heater Level Transmitter di area turbin PLTU 3-4 Nagan Raya untuk menjaga keandalan sistem pembangkit Rabu, (8/4/2026) 

Guna memastikan seluruh kegiatan berjalan efektif, PT MPG menerapkan metode kerja “lima konfirmasi dan satu pelaksanaan” dalam pengelolaan potensi bahaya

PROHABA.CO, SUKAMAKMUE - PT Meulaboh Power Generation (MPG) resmi meluncurkan program inspeksi keselamatan produksi musim semi 2026 sebagai langkah awal penguatan sistem keselamatan di lingkungan perusahaan.

Dalam pelaksanaan inspeksi ini, PT MPG mengacu pada rencana kerja keselamatan produksi dari China Datang Overseas Investment Co., Ltd. 

Perusahaan akan fokus pada sejumlah program utama seperti pengendalian korosi akibat udara laut, pembaruan sistem, serta pengawasan teknis. 

Selain itu, perusahaan juga menangani berbagai potensi kerusakan peralatan melalui langkah perbaikan yang terencana.

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan efektif, PT MPG menerapkan metode kerja “lima konfirmasi dan satu pelaksanaan” dalam pengelolaan potensi bahaya. 

Perusahaan juga memperkuat dasar keselamatan kerja melalui penerapan sistem “two ticket”, pembersihan batubara dan debu, pengelolaan keselamatan kebakaran, serta kalibrasi peralatan khusus. 

Baca juga: PT MPG Catat Awal Tahun yang Positif pada Triwulan I 2026

Baca juga: PT MPG Dorong Pengembangan SDM Lokal dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Seluruh pekerjaan dilakukan secara terstruktur dengan sistem daftar dan checklist guna meningkatkan kedisiplinan dan standar keselamatan.

Selain itu, PT MPG menyesuaikan program inspeksi dengan kondisi iklim Indonesia, khususnya dalam menghadapi potensi banjir. 

Perusahaan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada area produksi dengan fokus pada kesiapan peralatan, pelaksanaan perawatan berkala, serta perlindungan peralatan dari angin dan petir.

Upaya pencegahan banjir menjadi prioritas utama, termasuk pemeriksaan sistem drainase, kesiapan peralatan darurat, serta pengelolaan stok material penanggulangan banjir. 

Area rawan seperti jalur kabel dan lokasi rendah juga menjadi fokus pengawasan. 

Selain itu, perusahaan memastikan sistem komunikasi darurat dan rencana penanganan cuaca ekstrem berjalan dengan baik.

Baca juga: Tim Turbine dan Electrical PT MPG Laksanakan Overhaul Unit 4 PLTU 3-4 Nagan Raya

Melalui program ini, PT MPG berkomitmen untuk terus memperkuat sistem keselamatan kerja, meminimalkan risiko operasional, serta memastikan kegiatan produksi berjalan aman, stabil, dan berkelanjutan.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved