Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Pasang CCTV Antisipasi Pencurian Kabel di Underpass Beurawe

Pencurian kabel listrik oleh orang tak dikenal (OTK) di Underpass Beurawe, Banda Aceh, menimbulkan dampak serius terhadap sistem pengendalian genangan

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
KOLASE SERAMBINEWS.COM
PENCURIAN KABEL - Pencurian kabel listrik oleh orang tak dikenal (OTK) di Underpass Beurawe, Banda Aceh, menimbulkan dampak serius terhadap sistem pengendalian genangan air di kawasan tersebut. Pemko Banda Aceh Pasang CCTV Antisipasi Pencurian Kabel di Underpass Beurawe. (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Pencurian kabel listrik di Underpass Beurawe menyebabkan empat pompa submersible tidak berfungsi sehingga air sempat meluap ke badan jalan dan mengganggu lalu lintas.
  • Pemko Banda Aceh menyiapkan pemasangan CCTV di titik strategis, termasuk box panel kontrol, untuk mencegah pencurian sekaligus memantau operasional pompa secara real time.
  • Koordinasi lintas instansi dilakukan agar sistem drainase underpass berfungsi optimal dan kejadian serupa tidak terulang.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Pencurian kabel listrik oleh orang tak dikenal (OTK) di Underpass Beurawe, Banda Aceh, menimbulkan dampak serius terhadap sistem pengendalian genangan air di kawasan tersebut.

Kabel yang dicuri merupakan bagian dari panel pompa submersible, sehingga empat unit pompa tidak dapat beroperasi.

Akibatnya, air sempat meluap ke badan jalan underpass dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Banda Aceh segera menyiapkan langkah antisipatif dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan survei lapangan untuk menentukan kebutuhan serta lokasi pemasangan CCTV.

“Hari ini kita sudah melakukan survei kebutuhan untuk menentukan jumlah dan titik strategi pemasangan CCTV di area Underpass Beurawe,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Baca juga: Penyiraman Air Keras di Tasikmalaya, 9 Korban Alami Luka Bakar, Pelaku Kurir Ditangkap

Baca juga: Polresta Banda Aceh Selidiki Kasus Pencurian di Warkop SMEA Premium Punge Ujong Banda Aceh

Menurut Zubir, kamera pengawas tidak hanya akan dipasang di sekitar underpass, tetapi juga pada box panel kontrol pompa submersible.

Hal ini bertujuan agar sistem dapat dipantau secara menyeluruh dan operasional pompa bisa diawasi secara real time.

Dengan demikian, CCTV berfungsi ganda: mencegah pencurian kabel sekaligus menjaga kondisi panel listrik agar tetap optimal.

Ia menambahkan bahwa meluapnya air ke badan jalan tidak hanya disebabkan oleh putusnya kabel, tetapi juga bisa terjadi akibat gangguan pada sistem panel kontrol.

Oleh karena itu, pemasangan CCTV dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan sistem drainase berfungsi maksimal.

Hasil survei yang dilakukan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi, khususnya dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banda Aceh.

Pemerintah berharap, dengan adanya pengawasan tambahan, kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat dapat menikmati fasilitas underpass Beurawe berfungsi secara optimal.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca juga: Dalam 10 Hari, Kabel Listrik Dua Rumah di Lamreh Aceh Besar Digasak Pencuri

Baca juga: Aksi Pencurian Kabel Trafo PLN di Langsa Baro, Sekitar 30 Rumah Padam

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Spesialis Pencuri Meteran Air di Peureulak 

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved