Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Timur

Polisi Tangkap Dua Spesialis Pencuri Meteran Air di Peureulak 

Dua pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku utama diamankan setelah terbukti menggasak fasilitas air bersih milik warga di Desa Lhok Dalam.

Editor: Muliadi Gani
ISTIMEWA/HO/Foto: Humas Polres Aceh Timur  
KASUS PENCURIAN - Dua pemuda berinisial AF dan MSA ditangkap polisi setelah mencuri meteran air di Gampong Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur pada Kamis (26/3/2026).  (Foto: Humas Polres Aceh Timur) 

Ringkasan Berita:
  • Dua pemuda berinisial AFF (25) dan MSA (21) ditangkap polisi setelah terbukti mencuri meteran air milik warga di Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak.
  • Pelaku mengincar meteran berbahan tembaga dan beraksi di tiga rumah dalam satu malam, menyebabkan kerugian warga mencapai sekitar Rp 7,5 juta.
  • Kasus terungkap berkat kejelian warga Faisal Fahmi yang menelusuri barang bukti hingga ke penampungan barang bekas, sehingga jejak pelaku berhasil ditemukan.

 

PROHABA.CO, ACEH TIMUR -  Kasus pencurian meteran air di Kabupaten Aceh Timur berhasil diungkap pihak kepolisian.

Aksi pencurian meteran air yang sempat meresahkan warga Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, akhirnya berhasil dihentikan oleh aparat kepolisian.

Dua pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku utama diamankan setelah terbukti menggasak fasilitas air bersih milik warga di Desa Lhok Dalam.

Kapolsek Peureulak, AKP Syamsul Bahri SH, mengonfirmasi penangkapan dua tersangka berinisial AFF (25) dan MSA (21).

Keduanya merupakan warga setempat yang nekat memburu meteran berbahan tembaga demi keuntungan pribadi.

Ironisnya, aksi pencurian dilakukan dalam satu malam di tiga lokasi berbeda, tepatnya pada Minggu (22/03/2026) dini hari.

Korban dari aksi ini adalah Ir. Hasbuh, Samsuar, dan Nildawati, yang semuanya tinggal di Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak. 

Baca juga: Meteran Air Warga Dicuri, Kapolres Abdya Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

Menurut Kapolsek, motif pencurian diduga karena pelaku mengincar material tembaga yang terdapat pada komponen meteran air.

“Pelaku menyasar meteran air milik warga dalam waktu yang hampir bersamaan.

Motifnya diduga mengincar material tembaga,” ujar AKP Syamsul Bahri, Kamis (26/03/2026).

Kasus ini terungkap berkat kejelian seorang warga bernama Faisal Fahmi.

Berawal dari laporan korban Nildawati, Faisal melakukan penelusuran hingga ke sebuah tempat penampungan barang bekas di Desa Bangka Rimung.

Di lokasi tersebut, ia menemukan barang bukti yang identik dengan milik korban.

Setelah menginterogasi pemilik usaha mengenai ciri-ciri penjual, jejak pelaku akhirnya terendus.

Baca juga: Farah Quinn Rayakan Lebaran di Arizona, Sajikan Makanan Khas Indonesia

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved