Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Mualem Tegaskan Pentingnya Sinergi Ulama dan Umara untuk Atasi Persoalan di Aceh

Mualem menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menghadapi berbagai persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini. 

Tayang:
Editor: IKL
BIRO ADPIM SETDA ACEH
FOTO BERSAMA – Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem melakukan foto bersama di sela-sela kegiatan silaturahmi bersama para ulama dan tokoh masyarakat Aceh di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (9/5/2026). 

PROHABA.CO,BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menghadapi berbagai persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini. 

Hal itu disampaikan Mualem saat menggelar silaturahmi bersama para ulama dan tokoh masyarakat Aceh di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (9/5/2026).

“Sinergi ulama dan umara sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini,” kata Mualem.

Dalam pertemuan tersebut, Mualem turut membahas sejumlah isu kekinian Aceh, mulai dari kondisi ekonomi masyarakat, keterbatasan keuangan daerah, hingga persoalan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Pada silaturahmi yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara untuk Aceh yang Islami” itu, Mualem menjelaskan bahwa kondisi keuangan di setiap provinsi, termasuk Aceh, terasa berat sehingga berdampak pada pembangunan Aceh.

Selain itu, kata Mualem, Aceh juga dihadapkan pada tanggung jawab pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah daerah.

"Meskipun situasi keuangan daerah yang sangat terbatas, ditambah dengan tanggung jawab pemulihan pasca bencana yang harus kami prioritaskan, namun saya tetap tegar dan semangat, karena yakin bahwa do’a dan dukungan para ulama kepada kami, akan mewujudkan apa yang kita harapkan," ujarnya.

Karena itu, Mualem berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama, dapat terus memberikan dukungan dan masukan kepada pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Lebih lanjut, Mualem menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh ulama yang telah memenuhi undangan silaturahmi darinya. Mualem mengaku kegiatan itu telah lama direncanakan, namun baru dapat terlaksana pada saat ini.

“Silaturahmi ini sudah lama kami niatkan. Alhamdulillah baru hari ini dapat terlaksana. Kami berterima kasih atas kehadiran para ulama dan seluruh tokoh masyarakat Aceh,” ungkapnya.

Mualem mengatakan, selain sebagai sarana membahas berbagai isu tentang Aceh, kegiatan silaturahmi ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan serta menyatukan langkah antara pemerintah dan ulama dalam membangun Tanah Rencong ke arah yang lebih baik.

Adapun beberapa ulama kharismatik yang hadir dalam kesempatan itu antara lain Abuya Mawardi Wali, Abon Arongan Tgk H. Sofyan Mahdi, Tgk H. Daud Hasbi, Abon Paloh Kaye Kunyet, serta Tgk H. Muzakkir Abdullah atau yang akrab disapa Waled Lapang.

Selain itu, hadir pula Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al-Haythar, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, Sekda Aceh M. Nasir, unsur Forkopimda Aceh lainnya, para kepala SKPA, serta para tamu lainnya.

Acara silaturahmi kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Abuya Mawardi Wali. Dalam tausiahnya, Abuya mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama menjaga nilai-nilai keislaman di Tanah Rencong.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved