Jumat, 22 Mei 2026

Berita Banda Aceh

21 Guru Besar FKIP USK dan Disdik Aceh Bahas Masa Depan Pendidikan Aceh

Para profesor tersebut berhimpun di Aula Disdik Aceh untuk menyampaikan pemikiran terbaiknya dalam forum yang diberi judul “Profesor Bicara

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
PROHABA.CO/YARMEN DINAMIKA
KATA SAMBUTAN - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin MSP saat menyampaikan sambutan pada acara Profesor Bicara Pendidikan Aceh di Aula Disdik Aceh, Selasa (19/5/2025).(PROHABA.CO/YARMEN DINAMIKA) 

Baik Prof Saminan maupun Prof Djufri menyatakan kesiapan FKIP untuk terus berkolaborasi dan mendampingi Disdik Aceh dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Hal ini juga telah dilaporkan kepada Rektor USK dan beliau menyambut baik pertemuan tersebut.

Baca juga: Gedung Laboratorium Fakultas Pertanian USK Banda Aceh Terbakar, 4 Motor dan 2 Mobil Hangus

Beberapa poin penting yang mengemuka dalam pertemuan tersebut antara lain: 

1. Literasi siswa perlu ditingkatkan melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai.

2. Guru juga harus membiasakan diri membaca agar wawasan dan kompetensi tetap berkembang.

3. Pembiasaan menulis tangan penting dilakukan karena terbukti membantu meningkatkan daya ingat siswa dibandingkan sekadar mengetik atau menyalin materi.

4. Kemajuan pendidikan membutuhkan dukungan politik, terutama terkait kebijakan dan anggaran pendidikan.

5. Pendidikan Aceh perlu memiliki ‘grand design’ hingga tahun 2045 menuju Aceh dalam fase Indonesia Emas.

6. Penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai islami harus memiliki konsep, strategi, dan implementasi yang jelas.

7. Pelestarian bahasa Aceh perlu diperkuat melalui pendidikan dan dukungan regulasi.

8. Gugus mutu sekolah perlu diaktifkan kembali untuk menjaga kualitas satuan pendidikan.

9. Aceh telah memiliki banyak kepala sekolah dan guru berkualitas nasional maupun internasional, dan jumlahnya perlu terus diperbanyak.

10. Budaya kebersihan sekolah harus menjadi prioritas sebagai cerminan nilai-nilai Islam.

11. Seluruh pihak perlu bersatu untuk meningkatkan mutu pendidikan Aceh.

Sementara itu, Dr Irpannusir, Anggota Komisi VI DPRA yang juga hadir menyarankan bahasa daerah perlu dikuasai siswa melalui dukungan regulasi yang kuat.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved