Kamis, 7 Mei 2026

Pipa Gas PT TGI Meledak di Indragiri Hilir, Api Menyembur 15 Meter ke Udara

Sebuah pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak dan terbakar di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/Dok. Polres Inhil
PIPA GAS TERBAKAR - Kebakaran akibat ledakan pipa gas nasional milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau pada Jumat (2/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak dan terbakar di Indragiri Hilir, Riau.
  • Api menyembur hingga 15 meter, menimbulkan kepanikan warga serta mengganggu arus lalu lintas.
  • Polisi melakukan penyekatan arus gas, mengimbau warga menjauh, dan memastikan tidak ada korban jiwa.

 

PROHABA.CO, RIAU -  Sebuah pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak dan terbakar di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIB.

Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga sekitar dan mengganggu arus lalu lintas di jalur lintas timur Sumatera.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa ledakan dipicu oleh kebocoran pipa gas tanam milik PT TGI.

Sekitar pukul 16.00 WIB, warga mendengar suara ledakan keras, kemudian api menyembur ke udara dari lokasi pipa.

“Semburan api diperkirakan mencapai 15 meter.

Saat ini api masih terlihat menyala dan gas terus menyembur keluar,” ujarnya.

Baca juga: Tabung Freon Usaha Es Kristal Meledak di Aceh Barat, Dua Orang Terluka

Baca juga: Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir di Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Langkah Pengamanan

Anggota Polsek Kemuning bersama Polres Inhil segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kejadian demi menghindari risiko bahaya.

Menurut Anom, penyekatan arus gas telah dilakukan dan diharapkan api dapat padam dalam waktu minimal tiga jam. “Dimohon kepada masyarakat agar bersabar,” tambahnya.

Berdasarkan data sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung. Jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar 500 meter, sehingga risiko terhadap masyarakat relatif dapat diminimalisasi.

Meski demikian, api masih terlihat menyala di lokasi, bahkan saat kondisi cuaca dilaporkan hujan lebat.

Situasi di lokasi kejadian saat ini terpantau aman dan kondusif berkat pengawasan ketat aparat kepolisian.

Polsek Kemuning terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan lancar.

Polda Riau menyatakan perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan sesuai kondisi di lapangan.

Baca juga: Kilang Pertamina Cilacap Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan  

Baca juga: Sumur Minyak Pertamina di Aceh Tamiang Terbakar, BPBD Aceh Kerahkan Dua Damkar

Baca juga: Prabowo: Pemerintah Tak Akan Menolak Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera, Asal Jelas Mekanismenya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved