Kamis, 18 Juni 2026

Berita Kriminal

Bripda DP Meninggal Tak Wajar Ada Luka Memar di Perut, Diduga Dianiaya Senior

Seorang anggota Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan berinisial Bripda DP (19) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tak wajar

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
JENAZAH POLISI - Suasana pemberangkatan jenazah Bripda DP (19) di RS Bhayangkara Makassar menuju kampung halamannya di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2/2026) malam. Bripda DP polisi junior diduga meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan oleh seniornya. (Tribun-timur.com/Muslimin Emba) 

Ringkasan Berita:
  • Anggota Brimob di Maluku diduga menganiaya pelajar 14 tahun hingga tewas akibat tuduhan balap liar.
  • Bripda DP (19), anggota Polda Sulawesi Selatan, meninggal dunia secara tak wajar di asrama dan diduga mengalami kekerasan.
  • Zulham Effendy menyatakan Propam akan menyelidiki kasus tersebut secara terbuka dan profesional.

 

PROHABA.CO - Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali menjadi sorotan publik pada Februari 2026 setelah sejumlah kasus dugaan kekerasan yang melibatkan anggotanya mencuat ke permukaan. 

Dua peristiwa berbeda di Maluku dan Sulawesi Selatan memicu perhatian luas masyarakat serta desakan agar proses penanganan dilakukan secara transparan dan profesional.

Di Maluku, seorang anggota Brimob berinisial Bripda MS diduga menganiaya seorang pelajar berinisial AT (14) hingga meninggal dunia.

Korban disebut-sebut dituduh terlibat dalam aksi balap liar sebelum mengalami kekerasan menggunakan helm.

Kasus ini memicu kecaman karena korban masih berusia di bawah umur.

Sementara itu, kasus lain terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Seorang anggota Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan berinisial Bripda DP (19) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tak wajar pada Minggu (22/2/2026) pagi.

Baca juga: Mahasiswa Unila Meninggal Diduga Akibat Disiksa Senior saat Diksar

Korban yang baru setahun berdinas itu ditemukan tak sadarkan diri di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Daya Makassar.

Keluarga menemukan luka lebam pada jenazah dan menduga korban dianiaya senior di dalam Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Bripda DP merupakan putra kedua pasangan Aipda Muhammad Jabir dan Sumarni, warga Pinrang, Sulawesi Selatan.

Ia diketahui baru lulus pendidikan kepolisian pada 2025 dan memulai kariernya sebagai Brigadir Polisi Dua, pangkat terendah dalam golongan Bintara Polri.

Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, yang telah berdinas selama 20 tahun di kepolisian, mengaku menemukan sejumlah kejanggalan, tanda-tanda kekerasan pada jasad anaknya.

Ia menyebut terdapat luka memar di bagian perut dan leher, serta darah yang keluar dari mulut korban.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Tinjau 1.500 Hektare Sawah Tertimbun Lumpur di Pidie Jaya

Indikasi (kekerasan) karena masih sementara autopsi di dalam dan ada videonya luka memar di perut sebelah kanan," ucapnya, dikutip dari TribunMakassar.com.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved