Harga BBM
Penyesuaian Harga BBM Mulai 1 April 2026: Masyarakat Diminta Bersiap
Pemerintah Indonesia kembali bersiap melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April 2026 pukul 00.00 WIB.
Ringkasan Berita:
- Penyesuaian harga BBM akan dilakukan pemerintah mulai 1 April 2026 pukul 00.00 WIB, mengikuti pola rutin setiap awal bulan.
- Faktor utama penentu harga adalah dinamika pasar minyak dunia, termasuk konflik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak mentah global melampaui 100 dolar AS per barel.
- BBM nonsubsidi sudah naik moderat sekitar 5–10 persen, sementara BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar masih ditahan di harga Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
PROHABA.CO, JAKARTA - Pemerintah Indonesia kembali bersiap melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April 2026 pukul 00.00 WIB.
Seperti pola yang sudah berlangsung sebelumnya, kebijakan ini biasanya diumumkan setiap tanggal 1 awal bulan.
Masyarakat pun diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah dan memantau laman Pertamina guna mengetahui harga BBM terbaru di masing-masing wilayah.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah harga BBM bersubsidi maupun nonsubsidi akan naik atau turun.
Ketidakpastian ini erat kaitannya dengan dinamika pasar minyak dunia.
Konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan minyak global, telah memicu ketegangan dan berdampak pada kenaikan harga minyak mentah dunia.
Situasi geopolitik tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kebijakan penyesuaian harga BBM di dalam negeri.
Selain itu, penyesuaian harga BBM juga mengacu pada formula dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/ MEM.M/2022 yang mempertimbangkan harga acuan, nilai tukar rupiah, serta komponen pajak.
Seperti diketahui, pada periode Februari ke Maret 2026, sejumlah produk BBM nonsubsidi di Indonesia mengalami kenaikan.
Baca juga: Krisis Minyak Landa Sri Lanka, Mulai Batasi Pemakaian BBM hingga Masuk Kerja Dikurangi
Pertamax naik dari Rp11.800 menjadi Rp12.300 per liter, Pertamax Green (RON 95) dari Rp12.450 menjadi Rp12.900, serta Pertamax Turbo dari Rp12.700 menjadi Rp13.100per liter.
Untuk jenis solar nonsubsidi, harga Dexlite naik dari Rp13.250 menjadi Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per liter.
Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar masih ditahan masing-masing di harga Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Kenaikan harga minyak mentah global yang telah melampaui 100 dolar AS per barel mulai berdampak pada penyesuaian harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.
Kondisi ini dinilai sebagai efek yang tak terhindarkan dari memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
| Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik Drastis Mulai 18 April 2026 |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026 |
|
|---|
| Harga BBM Dipastikan Tidak Naik per April 2026, Pemerintah Imbau Masyarakat Tidak Panik |
|
|---|
| Harga Pertalite dan Solar Diisukan Bakal Naik Mulai Bulan Depan, Begino Penjelasan Pemerintah |
|
|---|
| Rincian Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini di Seluruh Provinsi, Mulai Solar, Pertalite & Pertamax |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/penyesuaian-harga-BBM-13.jpg)