Senin, 18 Mei 2026

Teror Busur Panah di Makassar

Driver Ojol Jadi Sasaran Penyerangan Busur Panah di Makassar  

Video yang beredar di media sosial, tampak seorang driver ojol terkena anak panah busur di bagian pinggang saat mengendarai sepeda motor

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Misran Asri
Tribunnews/Irwan Rismawan
OJEK ONLINE - ilustrasi pengemudi ojek online. Seorang driver ojek online (ojol) di Kota Makassar menjadi korban serangan panah busur 

"Korban dirawat di RSUD Daya. Mudah-mudahan pelaku cepat didapat," jelasnya. 

Di sisi lain, polisi juga mengamankan sejumlah orang di sekitar lokasi kejadian. 

Berdasarkan data sementara, ada enam orang yang diamankan, lima di antaranya masih berusia 13 hingga 17 tahun. 

Pengendara diserang di depan Bandara Bua

Sebelumnya, aksi serupa juga terjadi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. 

Seorang warga Desa Salu Jambu, Kecamatan Lamasi, menjadi korban panah busur saat melintas di Jalan Trans Sulawesi tepat di depan Bandara Bua pada Senin (4/5/2026) malam. 

Korban diketahui baru pulang dari Kecamatan Ponrang menuju kampung halamannya sebelum diduga diserang orang tak dikenal menggunakan busur. 

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian belakang tubuh setelah terkena anak panah. 

Meski dalam kondisi terluka, korban masih sempat mengendarai kendaraannya menuju rumah kerabat di Desa Toddopuli sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. 

Kapolsek Bua, AKP PY Catur Suhendra mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan. 

“Kejadian tadi malam sekitar jam 9 malam. Terprovokasi anak Labokke Desa Puty yang mengira ada musuh di luar. Sempat kami halau, tapi ada sebagian yang lolos ke jalan,” jelasnya. 

Menurut Catur, dalam beberapa waktu terakhir gangguan keamanan memang kerap terjadi di wilayah Bua. 

Karena itu, Polsek Bua bersama personel Polres Luwu akan meningkatkan patroli dan penyisiran rutin pada malam hari. 

“Polsek Bua dibantu personel Polres Luwu akan melakukan penyisiran rutin untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya. 

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana sebelumnya menegaskan akan menindak tegas pelaku geng motor yang mengancam keselamatan warga. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved