Sehari Tiga Kebakaran di Tamiang
Kebakaran beruntun menimpa Aceh Tamiang, Rabu (27/7) kemarin. Amuk api terjadi di tiga lokasi
Tayang:
Editor:
Bakri
*12 Rumah dan Dua Kios Jadi Abu
KUALASIMPANG – Kebakaran beruntun menimpa Aceh Tamiang, Rabu (27/7) kemarin. Amuk api terjadi di tiga lokasi dan waktu yang berbeda, menghanguskan 12 unit rumah dan satu kios. Namun tidak ada korban jiwa dalam musibah amuk sijago merah itu.
Kejadian pertama pada pukul 04.00 Wib, kebakaran hebat meratakan dengan tanah 10 rumah berderat milik perusahaan perkebunan PT Rapala di pondok afdeling 12 Lorong Sido Makmur, Desa Cinta Raja, Kecamatan Bendahara. Selang lima jam kemudian, pukul 09.30 Wib, musibah kebakaran menimpa satu unit rumah dan dua kios di Dusun Keluarga Kampong Tanjung Seumentok, Kecamatan Karang Baru. Beberapa jam berselang, sekira pukul 12.30 Wib, kebakaran kembali terjadi di Dusun Amal, Desa Upah Kecamatan Bendahara yang menimpa sebuah rumah yang digunakan untuk bengkel sepeda.
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prasetyo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, Rabu (27/7) mengakui, sepanjang hari, Rabu (27/7), sedikitnya terjadi tiga musibah kebakaran yang menimpa warga Tamiang. Musibah pertama, terjadi saat menjelang subuh sekira pukul 04.00 Wib, 10 rumah gandeng karyawan milik perusahaan perkebunan sawit PT Rapala di Pondok afdeling 12, Lorong Sido Makmur, Desa Cinta Raja, Kecamatan Bendahara ludes terbakar.
Menurut keterangan saksi jaga malam, penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek mesin air dari rumah nomor delapan yang tanpa penghuni. Posisi rumah tersebut terdiri dari satu pintu dijadikan gudang permanen, satunya lagi dijadikan kantor, dua unit dihuni warga bernama Udin dan Lili, empat unit rumah kosong, dan dua unit dijadikan gudang pupuk. “Posisi rumah yang berdempetan dan sebagian besar material rumah berasal dari kayu, menyebabkan api dengan cepat melahap rumah sepuluh pintu itu,” ujarnya.
Kebakaran kedua, terjadi lima jam kemudian, pukul 09.30 Wib menimpa satu unit rumah dan dua kios di Dusun Keluarga, Kampong Tanjung Seumentok Kecamatan Karang Baru. Rumah milik Jefri (28), warga Kampong Lubuk Batil, Kecamatan Bendahara yang berprofesi penjual minuman keliling hangus terbakar. Jefri sendiri dalam mencari rezeki menyewa rumah milik Edy Syahputra (37) warga Dusun keluarga, Kampong Tanjong Seumentoh.
Pada saat kejadian, rumah Jefri dalam keadaan kosong karena yang bersangkutan pergi jualan. Akibatnya seluruh isi rumah ludes dilalap si jago merah. Sedangkan dua kios yang juga ikut terbakar milik tukang pangkas, Abd Manan (35) warga Dusun Keluarga, Kampong Tanjung Sementoh. Pada saat kebakaran, korban memanen sawit, sementara istrinya juga tidak berada di tempat, karena pulang kerumah orang tuannya.
Musibah kebaran ketiga terjadi sekira pukul 12.30 WIB menimpa rumah milik Syarifuddin (59) Dusun Amal, Desa Upah, Kecamatan Bendahara yang sehari hari berprofesi sebagai tukang sepeda. Rumah itu juga dijadikan sebagai lokasi bengkel sepeda.
Kejadian itu terjadi, saat istri korban, Siti Zubaidah baru saja pulang dari membeli bensin di SPBU, pada saat menurunkan jerigen berisi bensin di halaman rumahnya, tiba - tiba meteran listrik rumahnya meledak dan mengeluarkan percikan api sehingga menyambar bensin yang dibawa Siti Zubaidah. Dengan seketika api besar dan membakar sebagian depan rumah miliknya.
Namun pada kejadian itu, Siti Zubaidah spontan berteriak, meminta tolong pada warga sekitar lokasi kejadian, wargapun bahu membahu memberikan pertolongan semampunya. Api dapat dipadamkan setengah jam kemudian, setelah datang tim pemadam kebakaran dari PT Pertamina Rantau sebayak satu unit dan armada pemadam kebakaran dari Pemkab Aceh Tamiang sebanyak dua unit.(md)