Breaking News:

Kurir Narkoba dari Aceh Gagal Bawa Sabu ke Solo, Ketahuan Disimpan di Sepatu

Kedua tangan KR (30) diborgol, terikat dengan tiga teman sekampungnya.Dari sisi usia, KR adalah yang tertua di antara tiga tersangka lainnya..

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM
Salah seorang tersangka memperagakan cara mengenakan sepatu yang di dalamnya berisi sabu. Dia dan tiga temannya ditangkap di Bandara Internasional Kualanamu pada Jumat (22/1/2021) sore saat hendak terbang ke Solo dengan membawa 2 kg sabu. 

PROHABA, MEDAN - Kedua tangan KR (30) diborgol, terikat dengan tiga teman sekampungnya.

Dari sisi usia, KR adalah yang tertua di antara tiga tersangka lainnya: MW (23), IRW (25), dan ZL (23).

Keempat anak muda ini berasal dari Aceh, tepatnya dari Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Mereka ditangkap di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, saat hendak terbang ke Solo, Jawa Tengah, membawa 2 kg sabu yang disembunyikan di dalam sepatunya.

KR sudah berkali-kali berhasil lolos dari pengawasan petugas saat membawa sabu dari Bandara Kualanamu.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan dari BNNP Sumut, Bea dan Cukai Kualanamu dan Avsec Bandara Kualanamu pada Jumat (22/1/2021) mengamankan empat orang pemuda asal Aceh yang membawa 2 kg sabu di dalam sepatunya saat hendak terbang ke Solo menggunakan pesawat Citilink.

Keempat pelaku mengaku diperintahkan oleh seseorang di Aceh berinisial CM.

Baca juga: Edar Sabu Saat Hamil Tua, Wanita Aceh Utara Diciduk

Diupah Rp 14 juta 

KR mengaku sudah berulang-ulang membawa sabu di dalam sepatu dan jumlah yang sama (500 gram) ke sejumlah daerah di Indonesia. Di antaranya Solo dan Makassar.

"(Sekali pengiriman diupah) Rp 14 juta. Tiket ditanggung dan sejuta untuk jalan," katanya saat konferensi pers di aula Bea dan Cukai Kualanamu, Rabu (27/1/2021) siang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved