Breaking News:

Empat Varian Baru Virus Corona yang Bikin Gusar

Varian baru virus corona Inggris atau yang disebut virus Kent-B.1.1.7 sudah masuk Indonesia. Di negaranegara lain, varian baru Covid-19 ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: GETTY IMAGES VIA BBC
VARIAN baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. 

“Data terbaru dari Inggris menunjukkan bahwa (B.1.1.7) tampaknya sedikit lebih ganas.

Artinya berpotensi menyebabkan penyakit yang lebih serius,” Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Dr Anthony Fauci. 2. Varian B.1.351 Varian ini pertama kali terlihat di Afrika Selatan dan dikenal sebagai B.1.351 atau 501Y.V2. Menurut WHO, varian ini sudah menyebar ke lebih 30 negara lain.

“Varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan telah menyebar dengan cepat ke luar Afrika.

Dan apa yang membuat saya terjaga di malam hari saat ini adalah kemungkinan besar (varian B.1.351) beredar di sejumlah negara Afrika,” Dr. Matshidiso Moeti, direktur regional WHO untuk Afrika.

Varian B.1.351 memiliki pola mutasi berbeda yang menyebabkan lebih banyak perubahan fi sik pada struktur protein lonjakan (spike protein) daripada yang terjadi pada varian B.1.1.7.

Relawan menunggu untuk diperiksa di fasilitas uji coba vaksin yang ditetapkan di Rumah Sakit Chris Sani Baragwanath di Soweto di luar Johannesburg, Afrika Selatan, 30 November 2020. Lebih dari 2.000 relawan Afrika Selatan mengikuti uji coba vaksin virus corona eksperimental AstraZeneca.

Baca juga: Aksesori Kalung Tali Masker Berbahaya

Satu mutasi penting yang disebut E484K, tampaknya memengaruhi domain pengikat reseptor, bagian dari protein lonjakan yang paling penting untuk melekat pada sel.

Hal ini dapat membantu sebagian virus “melarikan diri” dari efek vaksin.

Untuk berjaga-jaga, Pfi zer dan Moderna mengatakan, mereka sedang bekerja untuk membuat vaksin penguat yang akan menangani versi mutan.

Rancangan vaksin dimaksudkan untuk membuat proses yang cepat dan mudah - cukup dengan memasukkan versi baru dari kode genetik yang digunakan untuk menghasilkan vaksin baru.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved