Breaking News:

Virus Corona, Berasal dari Cina atau Thailand?

ILMUWAN menduga virus corona, SARS-CoV-2 pembawa penyakit Covid-19, mungkin beredar pada kelelawar yang hidup di wilayah Asia..

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Kelelawar tapal kuda (Rhinolophus) sejauh ini merupakan reservoir (sarang) alami yang penting bagi virus corona. Hewan ini juga memiliki virus corona yang merupakan kerabat dekat SARS-CoV-2, penyebab Covid-19. Kelelawar jenis ini tersebar luas di Asia, mulai dari Cina, Thailand, hingga Jepang. 

PROHABA.CO - ILMUWAN menduga virus corona, SARS-CoV-2 pembawa penyakit Covid-19, mungkin beredar pada kelelawar yang hidup di wilayah Asia.

Ditemukan virus yang mirip dengan virus penyebab Covid-19 pada kelelawar di suaka margasatwa di Thailand Timur, seperti dikutip dari BBC Indonesia, Selasa (16/2/2021).

Para ilmuwan memperkirakan virus corona serupa mungkin terdapat pada kelelawar di banyak negara dan wilayah Asia lainnya.

Temuan ini memperluas area di mana virus tersebut ditemukan hingga jarak 4.800 km yang kemudian memberikan petunjuk bagaimana wabah Covid-19 bermula.

Peneliti mengatakan, meski pengambilan sampel terbatas, mereka yakin bahwa virus corona dengan tingkat keterkaitan genetik yang tinggi dengan SARS-CoV-2 secara luas terdapat pada kelelawar di banyak banyak negara dan wilayah Asia.

Dalam studi yang telah dipublikasikan Jurnal Nature Communications, para ilmuwan mengatakan di antaranya wilayah tersebut mencakup Jepang, Cina, dan Thailand. Jadi, tidak hanya Cina seperti diduga selama ini.

Pada sejumlah studi sebelumnya, ditemukan bahwa virus corona SARS-CoV-2 muncul pada hewan. Kemungkinan besar, dalam studi itu virus tersebut ditemukan pada kelelawar, sebelum menyebar ke manusia.

Saat ini, penyelidikan asal muasal virus corona masih dilakukan oleh tim ilmuwan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Covid-19 di Wuhan Lebih Luas daripada yang Diperkirakan

Dalam studi terbaru, tim WHO penyelidikan asal muasal virus penyebab Covid-19, yang dipimpin Lin-Fa Wang dari University of Singapore mendeteksi kerabat dekat virus SARS-CoV-2 pada kelelawar jenis tapal kuda.

Kelelawar ini tinggal di dalam gua buatan di sebuah suaka margasatwa di Thailand.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved