Rabu, 8 April 2026

Tak Mau Tambah Ronde, PSK Dihabisi Teman Kencannya

Seorang pekerja seks komersial di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), berinisial Yul (25), dibunuh gara-gara tak mau diajak berhubungan intim ...

Editor: Muliadi Gani
independent.co.uk
ilustrasi PSK 

PROHABA, PALEMBANG – Seorang pekerja seks komersial di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), berinisial Yul (25), dibunuh gara-gara tak mau diajak berhubungan intim lagi untuk ronde kedua oleh teman kencannya.

Lelaki yang telah mem-booking Yul untuk tiga jam dan sudah melakukan bayar di depan (prabayar) itu mengaku kesal tak dilayani untuk sesi lanjutan, sedangkan dia sudah telanjur minum obat kuat.

Ia akhirnya menghabisi nyawa Yul di kamar hotel tempat mereka tadinya kencan.

Yul ditemukan tewas di kamar hotel tersebut setelah dari rekaman CCTV terlihat korban “ngamar” bersama seorang pria.

Beberapa hari setelah korban diketahui meninggal dunia, polisi berhasil menangkap Agus, pria yang diduga membunuh ibu dua anak tersebut.

Kemudian, rekonstruksi pembunuhan terhadap Yul, wanita penghibur yang ditemukan meninggal di Hotel Rio itu, digelar oleh anggota Polrestabes Palembang, Kamis (18/3/2021) siang.

Agus Saputra alias Berry (24), tersangka pembunuhan, menjalani 37 adegan rekonstruksi.

Ia tampak memakai baju tahanan Polrestabes Palembang menuju kamar 625 Hotel Rio Palembang di Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang.

Baca juga: Dicerai Suami, PSK Hamil 7 Bulan Tetap Layani Pria

Usai rekonstruksi, Berry yang tampak berjalan dengan kaki yang masih berbekas luka tembak mengaku menyesal atas perbuatannya telah menghilangkan nyawa Yul.

"Janjinya kemarin tiga jam kencan, tapi baru sekali sekitar 30 menit, saat saja ajak lagi main dia menolak. Saya kesal jadinya," kata Berry, Kamis (18/3/2021).

Menurut Berry, sikap Yul itu tidak sesuai dengan keinginannya yang masih mau berkencan lagi meskipun kencan pertama sudah selesai.

Sebelum melakukan hubungan suami istri dengan Yul, Berry ternyata terlebih dahulu meminum obat kuat jenis pil untuk meningkatkan gairah seksualnya.

“Saya minum obat kuat jenis beruang hitam,” ujarnya.

"Karena kesal itulah saya nekat berbuat seperti itu.

Tapi kini saya sangat menyesal, karena kejadian itu sampai merenggut nyawanya," lanjut pria berbadan gempal ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved