Breaking News:

Residivis Ikut Sekap 5 Bocah di Aceh Utara

Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara kini masih terus mendalami keterlibatan empat pria dalam kasus penyekapan dan perampasan handphone (hp) para bocah.

FOTO: FOR PROHABA
Personel Reskrim Polres Aceh Utara berhasil meringkus empat tersangka perampas handphone lima bocah, sedangkan dua pelaku lainnya masih buron. 

PROHABA, LHOKSUKON - Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara kini masih terus mendalami keterlibatan empat pria dalam kasus penyekapan dan perampasan handphone (hp) para bocah yang ditangkap petugas di kawasan Terminal Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (20/4/2021).

Selain itu, polisi juga sedang memburu dua pemuda yang terlibat dalam penyekapan dan perampasan hp karena sudah kabur setelah temannya diringkus polisi.

Dari empat pelaku yang ditangkap tersebut, satu di antaranya ternyata residivis (penjahat kambuhan).

Pria berinisial IR tersebut mengaku pernah dipenjara tahun 2014 selama sembilan bulan karena terlibat kasus pengeroyokan.

Tak lama setelah ke luar dari penjara IR kembali terlibat kriminalitas, yakni kasus pengrusakan.

Dalam kasus kedua yang menjerat IR, hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon menghukum IR dua tahun penjara dan baru bebas dalam beberapa waktu lalu.

Kini IR kembali tersandung kasus perampasan hp.

Namun, dalam kasus terbaru ini IR mengaku dirinya hanya diajak temannya, karena yang menyewa (rental) mobil adalah pemuda berinisial BJ.

Baca juga: Selain Disekap, Lima Bocah Juga Ditodong dengan Pisau

Dalam kasus itu para pelaku dijerat penyidik dengan Pasal 363 juncto 378 KUHPidana yang ancaman hukumannya penjara di atas 5 tahun.

Diberitakan sebelumnya, kasus penyekapan dalam mobil untuk merampas hp para korban terjadi di Kecamaan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, pada dua lokasi dalam waktu yang berbeda.

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved