Jumat, 5 Juni 2026

Ada Pancaran Radio Misterius di Luar Angkasa

Pancaran radio misterius di luar angkasa tiba-tiba terlacak ilmuwan. Diduga, pancaran dalam bentuk ledakan radio itu berasal dari galaksi spiral...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
ESA/HUBBLE & NASA, A. BELLINI
GALAKSI Spiral NGC 2008. Ilmuwan melacak asal pancaran radio di luar angkasa menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble, yang ternyata berasal dari galaksi spiral. Galaksi spiral adalah galaksi umum yang ada di alam semesta, salah satunya Galaksi Bima Sakti 

PROHABA.CO - Pancaran radio misterius di luar angkasa tiba-tiba terlacak ilmuwan.

Diduga, pancaran dalam bentuk ledakan radio itu berasal dari galaksi spiral.

Menggunakan bantuan Teleskop Luar Angkasa Hubble milik Badan Antariksa Nasional Amerika (NASA), ilmuwan berupaya memecahkan teka-teki gelombang radio misterius tersebut.

Dilansir dari CNN, Jumat (21/5/2021), penyebab ledakan radio milidetik yang misterius di luar angkasa ini telah luput dari perhatian para ilmuwan sejak fenomena ini ditemukan pada tahun 2007.

Mengingat begitu cepatnya ledakan tersebut, ilmuwan terkadang menyebutnya sebagai FRB, sebab sangat sulit dilacak dan dipelajari.

Dengan mempelajari lebih lanjut tentang asal mula semburan ledakan radio ini akan dapat membantu ilmuwan memahami apa penyebabnya.

Sebuah tim astronom internasional mampu melacak lokasi delapan ledakan radio cepat di luar angkasa.

Namun, asal-usul tiga pancaran radio di antaranya tetap tidak meyakinkan.

Untuk melacak asal pancaran radio misterius ini, para ahli menggunakan pencitraan luar angkasa dari teleskop Hubble.

Baca juga: Misi Luar Angkasa 2021 Siap Ungkap Misteri Alam Semesta

Studi tersebut telah diterima dan segera dipublikasi di The Astrophysical Journal.

Terlacak di galaksi spiral Lima dari pancaran radio luar angkasa tersebut berasal dari galaksi spiral, yakni salah satu jenis galaksi paling umum di alam semesta, dan galaksi Bima Sakti adalah salah satu jenis galaksi spiral tersebut.

Galaksi spiral adalah galaksi paling umum yang memiliki ciri khas lengan spiral di mana pembentukan bintang terjadi.

Pancaran radio misterius yang ditelusuri para ilmuwan ini terletak di sepanjang lengan galaksi spiral yang berbeda jarak antara sekitar 400 juta hingga 9 miliar tahun cahaya.

Ledakan radio ini mungkin terjadi sangat singkat, tetapi suar atau dampak semburan radiasinya menciptakan lebih banyak energi daripada yang dihasilkan matahari kita selama satu tahun penuh.

Para ilmuwan telah menemukan sedikitnya 1.000 semburan seperti itu sejak 2007.

Akan tetapi, mereka hanya dapat melacak sekitar 15 pancaran ledakan radio misterius di galaksi lain di alam semesta ini.

Kesemua pancaran ledakan radio misterius di luar angkasa itu ditemukan berasal dari galaksi terjauh, galaksi muda dan galaksi masif.

Kombinasi pencitraan cahaya tampak, ultraviolet, dan inframerah dekat membantu para astronom melacak FRB yang disebutkan dalam studi baru ini.

Baca juga: Badai Luar Angkasa Hujani Bumi dengan Elektron

“Ini adalah tampilan resolusi tinggi pertama dari populasi FRB,” kata penulis utama studi Alexandra Mannings, mahasiswa pascasarjana di bidang astronomi dan astrofisika di University of California, Santa Cruz.

Mannings mengatakan, sebagian besar galaksi berukuran besar, relatif muda dan masih membentuk bintang.

Pencitraan yang dilakukan ini memungkinkan peneliti mendapatkan gambaran yang lebih baik tetang sifat galaksi induk secara keseluruhan, seperti massa dan laju pembentukan bintang di galaksi tersebut.

“Juga menyelidiki secara tepat apa yang terjadi di galaksi yang berada dalam posisi FRB,” imbuh Mannings.

Saat menganilisis temuan tersebut, para peneliti terkejut menemukan bahwa semburan itu berasal dari lengan spiral.

“Kami tidak tahu apa yang menyebabkan FRB, jadi sangat penting untuk menggunakan konteks saat kami memilikinya,” kata rekan penulis studi Wen-fai Fong, asisten profesor fisika dan astronomi Northwestern University’s Weinberg College of Arts and Sciences di Illinois, Amerika Serikat.

Sebab, kata Fong, lengan spiral galaksi adalah tanda- tanda lahirnya bintang. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved