Breaking News:

Kriminal

Napi Catut Nama Temannya untuk Datangkan Sabu ke LP, Abang Becak Dibebaskan

Praktik main catut nama teman ternyata terjadi juga di kalangan narapidana (napi). Cara itu dilakukan seorang napi untuk memuluskan niatnya ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: PROHABA/SA’DUL BAHRI
Petugas LP Kelas IIB Meulaboh menyerahkan sejumlah narapidana (napi) kepada Satresnarkoba Polres Aceh Barat, Minggu (30/5/2021) malam di LP tersebut karena terlibat dalam kasus penyelundupan 15,5 gram sabu-sabu, namun berhasil digagalkan petugas piket. 

PROHABA, MEULABOH - Praktik main catut nama teman ternyata terjadi juga di kalangan narapidana (napi).

Cara itu dilakukan seorang napi untuk memuluskan niatnya memasukkan sabu-sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Meulaboh, Minggu (30/5/2021) sore.

Namun, upaya itu berhasil digagalkan petugas piket.

Kemudian, saat diboyong ke mapolres, di depan penyidik Polres Aceh Barat si pelaku terpaksa buka kartu bahwa bukan temannya itu, melainkan dirinyalah yang memesan narkoba dari luar untuk dikonsumsi.

Dia hanya mencatut nama temannya yang kebetulan satu kamr.

Fragmen itu terungkap ketika penyidik memeriksa empat napi yang diangkut dari LP Meulaboh, Minggu malam, setelah sorenya upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 15,3 gram berhasil digagalkan petugas LP.

Sabu-sabu itu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, dimasukkan pengirim ke dalam sabun mandi merek Lifebouy dan botol deodoran merek Rexona.

Paket tersebut dikirim oleh seorang warga Aceh Besar bernama Muhammad Sufi melalui mopen L300 CV Mentari BL 1820 yang ditujukan kepada Indra Fitra (30), penghuni kamar nomor 16 Blok B LP Meulaboh.

Baca juga: Tak Dikasih Uang Beli Narkoba, Anak Dorong Ibu hingga Cedera

Indra tak sendirian di kamar itu.

Ada tiga napi lainnya, yakni Mukhsin Fuadi (28), Rahmad Perdana (31), dan Aris Munandar (23).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved