Breaking News:

Kriminal

Pencuri Kabel Stadion Kuta Asan Didakwa 7 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pidie mendakwakan lima pencuri kabel lampu Stadion Kuta Asan, Sigli, dengan ancaman 7 tahun Penjara

Editor: iklan Serambi
Serambi Indonesia
Kepala Disparbudpora Pidie, Iskandar melihat jaringan kabel lampu di Stadion Kuta Asan Sigli, Selasa (23/3/2021). 

PROHABA.CO, SIGLI -  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie mendakwakan lima terdakwa pencuri kabel lampu Stadion Kuta Asan, Sigli, dengan ancaman 7 tahun penjara.

Hal itu terungkap dalam sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Sigli, Selasa (8/6/2021). Perbuatan kelima terdakwa melanggar Pasal  363 ayat (1) KUHP tentang pencurian pemberatan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie, Dahnir SH kepada Serambi, Selasa (8/6/2021), mengatakan, sidang perdana itu dengan agenda membaca dakwaan sebanyak tujuh lembar.

Selain itu, pemeriksaan dua saksi dalam perkara pencurian pemberatan yang digelar secara offline antara majelis hakim PN Sigli dengan JPU.

Sementara lima terdakwa tidak dihadirkan karena dilakukan secara virtual, dan mereka berada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sigli.

Dua saksi yang hadir adalah Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pidie, Jerry Merisa dan pemegang kunci pintu utama Stadion Kuta Asan, Arbi bin Syamsah. 

”Satu lagi saksi penjaga Stadion Kuta Asan tidak hadir dalam sidang perdana tersebut," jelas Dahnir.

Kelima terdakwa diduga terlibat pencurian kabel lampu Stadion Kuta Asan. Mereka didakwa dengan Pasal  363 ayat (1) k-4 dan ke-5 KUHP tentang pencurian pemberatan, dengan ancaman hukuman masing-masing tujuh tahun penjara.

Kelima terdakwa dibidik dengan pencurian pemberatan, lantaran memenuhi unsur merusak dengan mengorek tanah, memotong kabel, dan memanjat dinding stadion tersebut.

Menurut Dahnir SH, pemeriksaan lima terdakwa masing-masing bernama Dianda Fenitra (24), M Razi (22), Deddy Nurmawan (40), Rusdi (39), dan Hafrizal (38) akan dilakukan JPU setelah selesainya pemeriksaan saksi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved