Delapan Penyelam Diterjunkan Cari Pria Tenggelam di Laut, Ditemukan pada Hari Ketiga
Dua pemuda dilaporkan tenggelam saat sedang mandi laut di kawasan Pioneer Camp, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa (15/6/2021) sore...
PROHABA, LHOKSEUMAWE - Dua pemuda dilaporkan tenggelam saat sedang mandi laut di kawasan Pioneer Camp, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa (15/6/2021) sore.
Pada hari kejadian, salah satu korban, yakni M Edi Septiyawan (22), langsung ditemukan, tapi sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan korban kedua, yakni Mahlil (16), baru ditemukan pada hari ketiga, yakni Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 19.15 WIB.
Saat ditemukan, korban juga tak lagi bernyawa.
Jasadnya ditemukan nelayan dalam keadaan mengapung sekitar 1,5 mil dari bibir pantai.
Kedua korban yang tenggelam itu berasal dari Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melalui Kasubbag Humas, Salman Alfarasi, menjelaskan, pada Selasa (15/6/2021) sekira pukul 18.00 WIB, korban sedang mandi bersama.
Tiba-tiba, dua orang terseret arus laut. Beberapa nelayan langsung berusaha menolong.
Baca juga: Bocah Meninggal Akibat Tenggelam di Kolam Ikan
Dalam waktu singkat, satu orang berhasiĺ ditemukan, meski tak lagi bernyawa.
Korban yang meninggal itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Arun, kemudian dibawa pulang ke rumah orang tuanya di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe untuk dikebumikan.
Menurut Ketua Search and Rescue (SAR) Lhokseumawe, Idrus, kedua pemuda tersebut tenggelam pada jarak 20-an meter dari bibir pantai.
"Saat mereka mandi, ombak memang sedang besar, sehingga keduanya terseret arus.
Satu korban sudah ditemukan dan satu lagi dalam tahap pencarian," katanya.
Untuk mencari korban yang belum ditemukan, pada Kamis kemarin atau pada hari ketiga, tetap melibatkan tim SAR, Basernas, TNI AL, Polairud, RAPI, dan nelayan.
"Kita juga telah menurunkan delapan tim penyelam dari TNI AL, Arun, dan SAR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/tim-sar-mencari-korban-tenggelam-di-lhokseumawe.jpg)