Kamis, 11 Juni 2026

Dirantai Bersama untuk Buktikan Cinta, Sejoli Ukraina Akhirnya Putus

Dua sejoli Ukraina yang memborgol diri mereka bersama pada Hari Valentine tahun ini, sebagai cara untuk menguji hubungan mereka, akhirnya memilih ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: SASHAPLUSVIKA via INSTAGRAM
Viktoria Pustovitova dan Alexander Kudlay dari Kota Kharkov terikat satu sama lain selama 123 hari, termasuk berganti pakaian dan pergi ke toilet, ternyata membebani pasangan muda itu. Mereka akhirnya membuka borgol dan memilih untuk berpisah. 

PROHABA.CO, KHARKOV - Dua sejoli Ukraina yang memborgol diri mereka bersama pada Hari Valentine tahun ini, sebagai cara untuk menguji hubungan mereka, akhirnya memilih melepaskan borgol dan berpisah setelah empat bulan terjebak bersama.

Melakukan segalanya sambil terikat borgol satu sama lain--termasuk berganti pakaian dan pergi ke toilet--ternyata membebani pasangan muda itu setelah 123 hari bersama dalam satu ikatan.

Viktoria Pustovitova dan Alexander Kudlay, dari Kota Kharkov, akhirnya memotong rantai mereka pada Kamis (18/6/2021) di Kiev.

Proses itu dikelilingi oleh kamera.

Mereka juga dibombardir pertanyaan oleh jurnalis nasional dan lokal.

Ternyata usaha keduanya tidak sia-sia.

Perwakilan dari National Records of Ukraine, Vitaly Zorin, menyatakan bahwa pasangan tersebut kini memiliki rekor paling banyak waktu diborgol ke orang lain.

Setelah rantai terlepas, perasaan keduanya yang tidak sabar untuk berpisah tergambar secara visual dari wajah Pustovitova dan Kudlay.

Baca juga: Tukang Daging Diduga Bunuh 17 Wanita, Ditemukan 3.787 Tulang Manusia di Rumahnya

Selama upacara pemutusan rantai, keduanya mengungkapkan bahwa mereka sekarang ingin berkembang secara mandiri, bahkan jauh dari satu sama lain.

Pustovitova bahkan akan pindah ke bagian negara yang sama sekali berbeda, dilaporkan oleh RT pada Jumat (18/6/2021).

Pustovitova mengungkapkan bahwa dia akan segera kembali ke “kehidupan yang penuh.”

Dia pun berharap cerita ini akan menjadi “contoh yang bagus untuk semua pasangan di Ukraina.

” Menurut Kudlay, mereka tidak mengenal satu sama lain dengan baik sebelum mereka berkomitmen untuk “diikat” dengan borgol.

 Pasangan Ukraina ini menyadari bahwa mereka memiliki “pandangan yang berbeda tentang kehidupan.

” “Sekarang kami telah meningkatkan komunikasi, kami saling mengenal secara menyeluruh. Dan akal sehat menyarankan bahwa baik Vika maupun saya tidak membutuhkan hubungan seperti itu.

Itu hanya akan merugikan kita,” kata Kudlay.

Sekarang, pasangan Ukraina itu berencana memasang rantai yang rusak untuk dilelang dan mereka berharap dapat menghasilkan 3 juta hryvnia (110.000 dolar AS setara Rp 1,6 miliar) dari hasil lelang tersebut.

Hehe, ujung-ujungnya duit juga. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved