Covid
Marak Covid -19 Varian Delta Asal India, Aceh Harus Segera Waspada
Apalagi mulai muncul berbagai varian baru dari virus ini yang sifatnya sangat menular dan dengan manifestasi klinis penyakit yang lebih parah.
Penurunan yang signifikan dalam netralisasi oleh antibodi yang dihasilkan selama infeksi atau vaksinasi sebelumnya, penurunan efektivitas pengobatan atau vaksin, atau kegagalan deteksi diagnostik.
Beberapa varian baru tersebut antara lain:
1. B.1.1.7
Disebut juga varian Inggris, memiliki beberapa sifat seperti 50% lebih menular, meningkatkan keparahan dan kematian.
Namun masih efektif dengan pemberian vaksin dan perlindungan yang diberikan oleh antibodi.
2. B.1.351
Disebut juga varian Afrika Selatan atau varian raja, hal ini disebabkan virus ini terbukti melemahkan dan mengurangi efek perlindungan dari vaksin.
Tingkat penularan 50% lebih infeksius, dan menurunkan efektifitas obat secara signifikan pada pengobatan COVID-19.
3. P.1
Varian ini ditemukan di negara Brazil, penelitian menunjukkan bahwa jenis ini 1,7 sampai 2,4 kali lebih mudah ditularkan daripada virus lainnya.
Mutasi dari virus ini berpotensi membuatnya lebih kebal sehingga membuat beberapa vaksin tidak efektif.
Sedangkan VoI (Variant Of Interest) yaitu varian yang telah ditandai dan dikaitkan dapat melakukan perubahan pada materi genetik.
Menurunkan efektifitas antibodi yang terbentuk sebelumnya baik dari infeksi maupun dari pemberian vaksin.
Mengurangi efektifitas pengobatan dan diprediksi dapat meningkatkan penularan atau keparahan penyakit.
Diantara beberapa jenis dari varian ini, varian India (B.1.617.2 dan B.1.617.3) merupakan varian yang sangat banyak dilakukan penelitian dan mendapat perhatian belakangan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/varian-delta.jpg)