Breaking News:

Covid

Marak Covid -19 Varian Delta Asal India, Aceh Harus Segera Waspada

Apalagi mulai muncul berbagai varian baru dari virus ini yang sifatnya sangat menular dan dengan manifestasi klinis penyakit yang lebih parah.

Editor: IKL
Republic World
Varian Delta Virus Corona asal India lebih berbahaya. Aceh harus waspada dari virus varian baru itu 

PROHABA.CO - Berdasarkan data bulan Mei 2021, COVID-19 telah menyebabkan penderitaan pesakitan pada 167 juta lebih masyarakat dunia dan menyebabkan 3,48 juta kematian.

Di Indonesia per 26 Mei 2021 data penderita COVID-19 terkonfirmasi sebanyak 1.786.187 dan sekitar 49.627 jiwa meninggal dunia,

Sementara di Aceh sendiri jumlah yang terkonfirmasi sebanyak 13.581 kasus serta terdapat 552 kematian.

Tidak menutup kemungkinan, angka kesakitan dan kematian ini akan terus meningkat.

Apalagi mulai muncul berbagai varian baru dari virus ini yang sifatnya sangat menular dan dengan manifestasi klinis penyakit yang lebih parah.

Sudah menjadi sunnatullah dalam kehidupan virus, dan sama seperti kehidupan biologis virus lainnya, penyebab COVID-19 ini, yaitu virus SARS-CoV-2 juga memiliki kemampuan untuk bermutasi (merubah materi genetik baik ditingkat gen maupun kromosom).

Baca juga: Bertambah Satu Kematian Covid-19 di Aceh Barat, Kini Tercatat 27 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: 2.500 Orang di India Tertipu Vaksin Covid Berisi Garam

Perubahan pada protein penyusun tubuh virus ini menyebabkan perubahan pada materi genetik yang menyebabkan virus menjadi lebih sulit untuk dikenali oleh sistem pertahanan tubuh manusia dan lebih kebal terhadap beberapa jenis obat yang telah diberikan sebelumnya.  

Tentu saja mutasi ini disebabkan karena berbagai faktor salah satunya adalah tekanan dari lingkungan dan manusia, sehingga virus membutuhkan cara lain agar tetap eksis menimbulkan penyakit pada tubuh.

Virus berusaha mengubah protein penyusun tubuhnya agar masih tetap bisa menginfeksi manusia meskipun dalam jumlah yang sedikit.

Virus berusaha memanipulasi sistem pengawal kekebalan tubuh manusia dan menghambat antibodi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved