Balita 3 Tahun Disiksa Ayah Tiri Hingga Cacat dan Akhirnya Tewas
Aksi sadis dilakukan oleh seorang pria berinisial JI (29) yang tega menganiaya balita hingga korban akhirnya tewas.
PROHABA.CO - Aksi sadis seorang ayah tiri berinisial JI (29) melakukan penganiayaan terhadap balita hingga korban yang berinisial D (3) akhirnya tewas.
Sebelum tewas, korban ditemukan oleh tetangganya dalam kondisi lemas dan tak berdaya di Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (28/6/2021).

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, berdasarkan keterangan ibu korban, D sudah sering dianiaya oleh JI.
Penganiayaan paling parah terjadi pada Senin (28/6/2021) yang menyebabkan korban pingsan lalu pelaku kabur dan buron.
Baca juga: Bayi 4 Bulan Ditemukan Tewas di Ayunan, Digigit Belatung dan Popok Tak Diganti
Baca juga: Gadis 16 Tahun Lahirkan Bayi Hasil Rudapaksa Ayah Tiri, Tersangka Sudah 3 Kali Nikah
"Korban sempat diinjak oleh ayah tirinya itu, kemudian dibenamkan di sungai,"ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tri Wahyudi, Minggu (4/7/2021).
Meski sempat menjalani perawatan selama beberapa hari, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka yang dideritanya pada Sabtu (3/7/2021).
Kompol Tri menjelaskan, pada saat menjalani perawatan, leher korban menjadi cacat miring meskipun luka di bahu sudah sembuh.
Karena pelaku masih buron, pihak kepolisian belum berhasil menguak mengapa pelaku melakukan penganiayaan.
Menurut keterangan ibu kandung korban SA (28), pelaku sering menganiaya korban secara diam-diam.
“Kekerasan terhadap balita D ini sering terjadi tanpa sepengetahuan ibunya, tiba-tiba nangis. Dan puncaknya saat ini, akhirnya ibunya membuat laporan terkait kejadian ini,” beber Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, Minggu (4/7/2021).
Ibu korban mengatakan, pelaku sering memukuli korban.
“Dan menurut keterangan dari ibunya, penganiayaan ini sering terjadi di rumahnya yang ada di Jalur, Banyuasin,” kata Kompol Tri.
Saat ini keberadaan pelaku tengah diburu oleh pihak kepolisian.
“Mudah-mudahan bisa kami amankan dan bisa mempertanggungjawabkan apa yang sudah dia lakukan,” kata Kompol Tri.
Fakta lain yang berhasil digali oleh polisi adalah, pelaku yang saat ini buron ternyata juga terlibat dalam kasus lain.