Dunia Kini Berada di Titik Berbahaya Pandemi Covid
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan alarm peringatan keras bahwa saat ini dunia berada di titik berbahaya...
Di Inggris, di mana setidaknya 95 persen kasus baru disebabkan oleh varian Delta, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan rencana untuk melonggarkan hampir semua pembatasan terkait virus corona akhir bulan ini.
Padahal, Sekretaris Kesetahan Inggris pada awal minggu ini telah memperingatkan bahwa kebijakan membuka lockdown dapat menyebabkan tingkat kasus harian 100.000 musim panas ini.
Namun, para pejabat di sana mengatakan bahwa vaksinasi yang meluas akan membantu mengurangi rawat inap dan angka kematian.
“Senang melihat penurunan rawat inap dan kematian di banyak negara yang mencapai tingkat vaksinasi tinggi,” Mike Ryan, Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO, mengatakan hal itu pada saat briefing.
Namun, dia juga menunjukkan adanya peningkatan kasus baru sebesar 33 persen di 53 negara kawasan Eropa, minggu lalu. “Saya pikir ini juga momen untuk sangat berhati-hati bagi negara-negara saat ini,” kata Mike.
“Jadi, gagasan bahwa semua orang dilindungi dengan vaksin dan semuanya bisa kembali normal, saya pikir itu adalah asumsi yang sangat berbahaya.
Dan itu masih merupakan asumsi berbahaya di lingkungan Eropa,” tukasnya.
Baca juga: Apa Risiko Orang yang Tak Divaksin Covid-19?
Menurut WHO dan data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, jumlah kematian global resmi pandemi itu melampaui 4 juta pada Rabu lalu, angka yang menurut Tedros mungkin terlalu rendah.
Lebih dari 605.000 kematian itu tercatat di Amerika Serikat.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, negara-negara kurang berkembang seperti Brasil dan India telah berkontribusi pada peningkatan jumlah kematian akibat virus corona, karena wabah di kedua negara merajalela melalui populasi yang tidak divaksinasi.
Covid-19 telah menewaskan sekitar 530.000 orang di Brasil, sementara di India setidaknya 404.000 kematian dipersalahkan karena virus tersebut, angka yang menurut para ahli sangat diremehkan.
Sementara di Indonesia, kasus harian terus naik.
Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah hingga Kamis (8/7/2021) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 38.391 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Angka ini merupakan penambahan kasus harian tertinggi sejak awal pandemi terjadi di Indonesia.
Jumlah pasien yang meninggal setelah terpapar Covid-19 juga terus bertambah.
Pada periode 7 hingga 8 Juli 2021, ada 852 pasien Covid-19 yang tutup usia.
Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 mencapai 63.760 orang sejak awal pandemi. (kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/petugas-memakamkan-jenazah-dengan-protokol-covid-19-di-cilincing-jakarta.jpg)