Selasa, 19 Mei 2026

Penjual Sayur Jadi Korban Pembacokan, Uang Rp 600 Ribu dan Hp Dirampas

Seorang tukang sayur menjadi korban pembacokan dan perampasan di jalan raya Serpong Tangerang Selatan (Tangsel).

Tayang:
Editor: IKL
Foto Tangkapan Layar CCTV
Rekaman CCTV milik warga memperlihatkan saat geng motor merampas dan membacok seorang pedagang sayur di Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (24/7/2021) 

PROHABA.CO, TANGSEL - Seorang penjual sayur alami kejadian pembacokan dan perampasan di jalan raya Serpong Tangerang Selatan (Tangsel).

Akibatnya korban mengalami luka bacokan, uang Rp 600 ribu dan handphone (HP) miliknya raib digondol pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Djoko Aprianto menjelaskan kronologinya.

"Jadi kejadian ini ada di Jalan Raya Serpong, itu terjadinya di Jalan Nangka 5, Kampung Baru, Pakulonan, Serut," ungkapnya.

Baca juga: Pria Ngebet Rujuk Bacok Mantan Mertua hingga Tewas, Gegara Dimintai Uang Syarat Rp 8 Juta

Baca juga: Istri Mengaku Selingkuh, Suami Bacok Tetangga, Meninggal di Puskesmas

Baca juga: Pegawai Kontrak Ditangkap Massa Usai Rampas Dompet, Sepmornya Habis Minyak Saat Lari

Ia menjelaskan, korban dari penganiyaan ini berinisial M dengan usia 35 Tahun atau kelahiran 1986, yang bertempat tinggal di Lebak.

"Tinggal di belakang situ, di Pakulonan. Jadi dia pekerjaannya penjual sayur," tambahnya

Kronologi

Saat kejadian korban inisial M ini tengah membeli sayur di kawasan Cikokol pada pukul 03.15 WIB.

Ketika sedang menunggu kendaraan umum (angkot), korban sambil memainkan Handphone.

"Pukul 03.15 WIB datang tuh dua motor, kurang lebih 5 orang, orang-orang tersebut mendekati korban dan menodong korban untuk meminta Handphone yang ia pegang, "terangnya.

"Kenalah handphone tersebut dan sempat dibacok di pinggang, ada luka dipinggangnya," sambungnya.

Ia menjelaskan, para pelaku tersebut merampas 1 buah Handphone dan uang tunai sebesar Rp 600.000.

Dibacok saat Tunggu Angkot di Pagi Buta

Sebelumnya diberitakan, rekaman CCTV berdurasi 1.07 detik beredar luas di masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Pasalnya, rekaman CCTV itu merekam aksi pembacokan disertai perampasan barang milik seorang penjual sayur berinisial M (35) yang dilakukan kawanan geng motor.

Kabar tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Djoko Aprianto saat dikonfirmasi Wartakotalive.com melalui sambungan telepon selularnya.

Menurutnya peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Serpong, persisnya di Jalan Nangka 5, Kampung Baru, Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

"Pagi itu dia (korban-red) mau beli sayur di Cikokol. Kejadian kurang lebih jam 03.15 WIB, dia mau berangkat lagi nunggu angkot, sambil mainin HP. Sekitar pukul 03.15 datang tuh dua motor, kurang lebih lima orang, dua motor matic," kata Djoko di Serpong, Kota Tangsel, Sabtu (24/7/2021).

Djoko menjelaskan saat itu korban sedang menunggu angkutan kota (angkot).

Tiba-tiba saja gerombolan motor itu langsung menghampiri korban yang berdiri sendirian di kawasan sekitar.

Korban Sempat Melawan

Lantas, para pelaku pun langsung menodongkan senjata tajam (sajam) jenis celurit yang dibawanya kepada korban.

Namun, korban sempat melajukan perlawanan hingga para pelaku membacok bagian badannya sembari merampas satu unit handphone (HP) dan uang tunai senilai Rp 600.000.

"Awalnya di gang dulu tuh masuk dia si pelaku. Enggak lama dia keluar motor deketin korban, para pelaku ini nyamperin, terus pakai senjata tajam celurit. Dia berusaha untuk minta HP-nya, terus kena lah HP-nya. Terus sempat di bacok dipinggang," jelasnya.

Adapun saat ini pihak kepolisian telah meminta sejumlah keterangan dari korban serta mengambil rekaman CCTV di lokasi peristiwa.

"Korban kami cek ke rumahnya lagi berobat dulu, proses pemulihan dulu. Sementara ini belum buat laporan, tapi sudah kita arahkan nanti kalau sudah pulih kami suruh buat laporan di kantor. Sambil kami pengembangan lah. Sudah CCTV, kita upaya ungkap," katanya.

Polisi Cek Rekaman CCTV

Polisi memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi penganiayaan berupa pembacokan di Jalan Nangka 5, Kampung Baru, Pakulonan, Serpong Utara Tangerang Selatan ( Tangsel).

Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Djoko Aprianto menjelaskan dari rekaman CCTV terlihat pelaku berjumlah 5 orang.

"Betul, pelaku berjumlah 5 orang, satu boncengan tiga, kalau enggak salah itu," ungkapnya di Serpong Utara, Tangsel, Minggu, (25/7/2021).

Masih Pengobatan, Korban Belum Buat Laporan Polisi

Ia mengklaim kepolisian telah melakukan pengecekan di kediaman korban.

Saat ini korban sedang melakukan pengobatan untuk melakukan proses pemulihan.

Sementara korban juga belum memberikan laporan atas kejadian ini kepada pihak yang berwajib.

Pihaknya telah mengarahkan kepada korban, jika nantinya keadaan sudah kembali membaik, maka langsung diarahkan untuk membuat laporan atas tindak kejahatan ini.

"Sementara ini belum buat laporan, tapi sudah kita arahkan nanti kalau sudah pulih kami suruh buat laporan di kantor, Sambil kami pengembangan lah," terangnya.

Pihak kepolisian mengklaim saat ini sudah memiliki bukti CCTV juga dalam pengupayaan untuk mengungkap tindak penganiayaan ini.

"Iya kasihan itu dia dagang sayur, mau jual sayur di pasar 8 Alam Sutera, tapi belanja dulu dia jam 3 ke Cikokol, babakan untuk belanja sayurnya di situ," pungkasnya.

Baca juga: Mengaku Sebagai Wanita Cantik, Seorang Pria Melakukan Penipuan Hingga Rampas Ratusan Juta

Baca juga: Pengendara Swift Rampas Truk Bermuatan Koral, Sopir Dianiaya dan Disekap

Baca juga: Anak Bacok Ayah di Tamiang, Lalu Gorok Leher Sendiri

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tukang Sayur Jadi Korban Pembacokan di Tangsel, HP dan Uang Rp 600 Ribu Juga Dibawa Kabur,https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/07/26/tukang-sayur-jadi-korban-pembacokan-di-tangsel-hp-dan-uang-rp-600-ribu-juga-dibawa-kabur?page=all

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved