Sabtu, 9 Mei 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Indonesia Raih Medali Emas Badminton Ganda Putri di Ajang Olimpiade Tokyo 2020

Mata dunia tertuju pada dua wanita yang sukses meraih medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Tayang:
Editor: IKL
Berikut adalah fenomena astronomis yang akan terjadi di bulan Agustus 2021.
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia memberi hormat dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. 

PROHABA.CO - Mata dunia tertuju pada dua wanita yang sukses meraih medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sukses meraih medali emas untuk cabang olahraga (cabor) badminton Olimpiade Tokyo 2021.

Greysia/Apri berhasil menaklukkan atlet asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, Senin (2/8/2021), lewat straight game dengan skor 21-19 dan 21-15.

Keberhasilan Greysia/Apri ini menjadi sejarah baru bagi badminton Indonesia.

Baca juga: Greysia Polii, Dulu Didiskualifikasi, Kini Pecahkan Rekor di Olimpiade

Baca juga: Viktoria Listunova, Pesenam Top Dunia Asal Rusia Tersingkir dari Olimpiade Tokyo

Baca juga: Badminton Olimpiade Tokyo, Misi Balas Dendam Greysia/ Apriyani Sukses

Greysia/Apri adalah ganda putri badminton Indonesia pertama yang sukses mempersembahkan medali emas untuk tanah air.

Tak hanya itu, emas hasil keringat Greysia/Apriyani menjadi yang pertama bagi Indonesia.

Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dalam final Olimpiade Tokyo 2020. (NOC Indonesia)
Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dalam final Olimpiade Tokyo 2020. (NOC Indonesia) 

Kemenangan Greysia/Apri atas Chen/Jia ini menjadi yang kelima dari total 10 pertemuan mereka.

Berikut rincian head to head Greysia/Apri vs Chen/Jia, mengutip BWF:

- French Open 2017

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 21-5, 21-10

- Hong Kong open 2017

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 21-14, 16-21, 15-21

- Thomas & Uber Cup Finals 2018

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 13-21, 19-21

- BWF World Championship 2018

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 23-21, 23-21

- BWF World Tour Finals 2018:

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 14-21, 8-21

- All England Open 2019

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 19-21, 17-21

- Australian Open 2019

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 13-21, 21-14, 18-21

- BWF World Championship 2019

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 25-23, 23-21

- BWF World Tour Finals 2019

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 21-17, 10-21, 16-21

- Olimpiade Tokyo 2020

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 21-19, 21-15

Jalannya Pertandingan Greysia/Apri vs Chen/Jia di Final Olimpiade Tokyo 2021

Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) bereaksi setelah mendapat poin dari Greysia Polii Indonesia saat mereka memenangkan game pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Pedro PARDO / AFP)
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) bereaksi setelah mendapat poin dari Greysia Polii Indonesia saat mereka memenangkan game pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Pedro PARDO / AFP) 

Chen/Jia memulai serve dan menghasilkan poin pertama karena pengembalian yang terlalu keras dari Apriyani.

Tetapi setelah itu, Greys/Apri membalikkan kedudukan menjadi 2-1, backhand Greys salah diantisipasi pasangan China.

Greys/Apri kian percaya diri, mereka meladeni rally panjang Chen/Jia dengan baik dan solid hingga mampu unggul 3 poin, 4-1.

Ganda putri Indonesia peringkat 6 dunia itu bukan tanpa keslaahan, Greys sempat terlalu melebar dalam pengembalian bola.

Namun begitu, Greys/Apri tidak memberikan kesempatan yang telalu lama bagi pasangan China untuk mencetak poin.

Greys/Apri unggul 7-3 dari Chen/Jia.

Greys/Apri unggul pada interval pertama setelah meladeni permainan terbuka Chen/Jia dan rally panjang, 11-8.

Ada momen unik ketika memasuki poin ke-13, di mana raket Jia (ganda putri China) bengkok bahkan hingga rusak.

Tetapi, itu tidak mempengaruhi permainan lantaran Jia langsung mengganti dengan raket baru.

Pebulutangkis China Jia Yifan (kanan) melakukan pukulan di samping pebulu tangkis China Chen Qingchen dalam pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Kong Hee-yong dari Korea Selatan dan Kim So-yeong dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)
Pebulutangkis China Jia Yifan (kanan) melakukan pukulan di samping pebulu tangkis China Chen Qingchen dalam pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Kong Hee-yong dari Korea Selatan dan Kim So-yeong dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP) 

Dalam pertandingan ini, tampak bagaimana pertahanan Greys/Apri sangat solid. Greys dan Apriyani bergantian menerima serangan Chen/Jia, tapi pergantian posisi mereka sangat cepat dan tepat.

Memasuki poin-poin krusial di penghujung set pertama, Chen/Jia coba mengejar ketertinggalan, mereka mampu mencetak empat poin sebelum akhirnya pindah bola.

Hingga akhirnya, Greys/Apri memenangkan set pertama setelah melalui rally alot dan panjang dari Chen/Jia. Pengembalian bola dari Chen terlalu kuat dan keluar dari sisi lapangan.

Pada set kedua, Indonesia tidak mengendorkan permainan, mereka masih kuat dalam bertahan dan dan menyerang. Greys/Apri memimpin 3-2.

Greys/Apri unggul lima poin, 7-2. Tetapi setelah itu, Chen/Jia berhasil mengejar dan memperkecil ketertinggalan tiga poin.

Hingga pada interval kedua Greys/Apri memimpin dengan perolehan 11-7.

Dominasi dan kepercayaan diri Greys/Apri tak goyah dan masih terjada setelah interval kedua.

Mereka tetap memimpin dan menjaga jarak dari kejaran Chen/Jia.

Hingga akhirnya, Greys/Apri mengakhiri set kedua dan menutup laga dengan skor 21- 15.

Dengan hasil ini, Greysia Polii/Apriyani berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2021.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020: Update Klasemen & Perolehan Mendali, Indonesia: 1 Perak, 1 Perunggu

Baca juga: Windy Cantika Harumkan Nama Indonesia di Olimpiade Tokyo

Baca juga: Simak Jadwal Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2021, Ho-Sue/Nyl Yakura vs The Daddies Asal Indonesia

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Ukir Sejarah Raih Medali Emas Pertama Olimpiade Tokyo 2021, Greysia Polii: Ini untuk Kalian, https://jakarta.tribunnews.com/2021/08/02/ukir-sejarah-raih-medali-emas-pertama-olimpiade-tokyo-2021-greysia-polii-ini-untuk-kalian?page=all

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved