Rabu, 15 April 2026

Kriminal

Dua Pedagang Kopi Dikeroyok Petugas BPBD Bandar Lampung

Dua orang pedagang kopi diduga dikeroyok dan diintimidasi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung...

Editor: Muliadi Gani
Ilustrasi dikeroyok 

PROHABA.CO, LAMPUNG - Dua orang pedagang kopi diduga dikeroyok dan diintimidasi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung.

Peristiwa itu terjadi di pusat kuliner tepat di depan kantor BPBD Bandar Lampung di Jalan Kapten Tendean, Tanjung Karang Pusat pada Jumat (3/9) sore.

Pengeroyokan berawal saat kedua pedagang kopi itu ditegur lantaran tak memakai masker.

Korban pengeroyokan, Ahmad (24), warga Kecamatan Langkapura mengakui saat itu dia memang tidak mengenakan masker.

Hal ini lantaran dia terlalu antusias melihat proses syuting seorang content creator di lokasi tersebut.

"Saya mau lihat Youtuber itu, lalu ada orang damkar (BPBD) datang, nanya kenapa saya nggak pakai masker," kata Ahmad ditemui usai melapor ke Polresta Bandar Lampung, Sabtu (4/9) petang.

Ahmad mengakui dia salah karena abai tidak mengenakan masker.

Namun, menurutnya, cara petugas itu menegur terlalu kasar.

"Ya salah saya nggak pakai masker.

Baca juga: Juru Parkir Dikeroyok dan Ditusuk Hingga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Tapi caranya nggak pantas.

Saya didorong dengan kasar," kata Ahmad.

Setelah mengambil dan mengenakan masker dari lapaknya, Ahmad menghampiri petugas itu.

Dia hanya ingin menyarankan agar petugas itu tidak kasar dan lebih humanis saat mengingatkan prokes.

Namun, Ahmad menuturkan, setelah mengingatkan petugas dia justru dikepung oleh sejumlah rekan si petugas.

"Itu saya sedang kemas-kemas barang, tapi tahu-tahu mereka (petugas Damkar) ngerubungi sama narik saya seperti maling, terus dipaksa ke sana (kantor BPBD Kota Bandar Lampung)," kata Ahmad.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved