Rabu, 29 April 2026

Internasional

Baru Menikah Selama Satu Jam, Pasangan Ini Ajukan Perceraian

Sepasang suami istri muda di provinsi Yunnan, China barat daya baru-baru ini membuat heboh ketika mereka memutuskan untuk bercerai satu jam pernikahan

Tayang:
Editor: IKL
ist
Baru Sah Jadi Suami-Istri Satu Jam, Pasangan Ini Ajukan Cerai, Rupanya Nikah Gara-gara Hal Ini. Foto Ilustrasi pernikahan - 

PROHABA.CO  – Baru menikah selama satu jam, pasangan ini langsung mengejutkan orang-orang karena bercerai saat itu juga.

Pasangan tersebut memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai setelah hanya satu jam pernikahan mereka.

Tindakan pengantin baru ini mengejutkan semua orang

Belum lama ini, sepasang suami istri muda di provinsi Yunnan, China barat daya baru-baru ini membuat heboh ketika mereka memutuskan untuk bercerai meski baru satu jam menikah.

Diketahui bahwa sang suami adalah seorang mahasiswa, sedangkan sang istri adalah seorang perawat.

Global Times mengungkapkan bahwa suamilah yang mengajukan gugatan cerai. 

Sang suami menegaskan bahwa dia sama sekali tidak ingin menikah, tetapi terpaksa menikah karena tekanan dari istrinya.

Menurut sang suami, ia dan istrinya putus sebelum pernikahan dilangsungkan.

Baca juga: Bisa Turunkan Darah Tinggi, Cek Fakta Khasiat Bawang Putih

Baca juga: Taqy Malik Akhirnya Beri Tanggapan Terkait Pernikahan Siri Ayahnya

Baru Sah Jadi Suami-Istri Satu Jam, Pasangan Ini Ajukan Cerai, Rupanya Nikah Gara-gara Hal Ini. Foto Ilustrasi pernikahan
Baru Sah Jadi Suami-Istri Satu Jam, Pasangan Ini Ajukan Cerai, Rupanya Nikah Gara-gara Hal Ini. Foto Ilustrasi pernikahan (Majalah Time)

Namun, wanita itu terus-menerus mengirim SMS yang melecehkan dan mengganggunya.

Wanita tersebut juga mendesaknya untuk membuat keputusan dengan cepat.

Sebelum permintaan cerai suaminya, sang istri memintanya untuk membayar 300.000 yuan (lebih dari Rp 663 juta) karena dia piker lelaki itu sengaja berselingkuh dalam pernikahan ini. 

Gagal mencapai kesepakatan tentang perceraian, keduanya meminta pengadilan untuk melakukan arbitrase.

Setelah mempertimbangkan masalah ini dari banyak sudut, pengadilan menemukan bahwa pasangan itu memiliki latar belakang emosional tertentu

Pengadilan menambahkan bahwa sang suami tidak dapat membuktikan bahwa hubungan antara keduanya telah rusak. 

Pengadilan akhirnya menolak permohonan cerai pasangan itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved