Senin, 20 April 2026

Kriminal

Diduga karena Cinta Segitiga, Kakek Dianiaya saat Antar Cucu Sekolah, Pelaku Salah Sasaran

Seorang kakek dianiaya orang tak dikenal saat mengantar cucunya ke sekolah.

Editor: IKL
Tribunsumsel.com/ Shinta Dwi Anggraini
Lokasi pembacokan seorang kakek di depan SDN 23 Palembang, Sumatera Selatan, Senin (20/9/2021). 

PROHABA.CO - Seorang kakek dianiaya orang tak dikenal saat mengantar cucunya ke sekolah.

Pelaku menganiaya korban secara membabi buta menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Aksi penganiayaan itu terekam kamera CCTV.

Belakangan diketahui, penganiyaaan itu dipicu karena cinta segitiga.

Namun, pelaku salah sasaran. Target dari pelaku sebenarnya adalah ayah dari anak yang diantar korban.

Polisi masih terus memburu keberadaan pelaku pembacokan tepat di depan SD N 23 Jalan Hoki Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy A Tambunan mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku.

"Tim terus bergerak untuk memburu keberadaannya," kata Roy ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (21/9/2021)

Sebelumnya, polisi mengatakan kasus ini diduga terjadi karena adanya cinta segitiga antara pelaku, istri pelaku dan korban.

Namun belakangan diungkap, ternyata anak korban yang diduga sudah membawa kabur istri pelaku.

Baca juga: Penemuan Jasad Bayi di Tempat Sampah, Warga Duren Sawit Geger

"Jadi bisa dikatakan dugaan kasus ini termasuk salah sasaran. Diduga pelaku pikir yang mengantar sekolah adalah ayah dari anak kecil itu, ternyata kakeknya yang mengantar. Padahal target pelaku adalah ayah dari anak kecil itu," ungkapnya.

"Tapi itukan tuduhan pelaku yang kami dapat dari keterangan saksi. Keterangan itu masih perlu didalami dan kami juga masih mencari keberadaan pelaku," katanya menambahkan.

Lanjut dikatakan, keberadaan istri pelaku yang diduga kabur bersama anak korban juga belum diketahui.

"Mereka ini bertetangga," ujarnya.

Baca juga: Modus Lakukan Terapi Pengobatan, Seorang Pria di OKU Tega Rudapaksa Anak 12 Tahun

Saat ini kondisi korban sudah menunjukkan perkembangan baik setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Korban menderita luka bacok dibagian betis dengan dua jahitan dan paha lima jahitan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya aksi pembacokan terjadi pada seorang pria tepat di depan SD N 23 Jalan Hokky Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Senin (20/9/2021).

Dari nformasi yang dihimpun, korban baru saja mengantar cucunya pergi sekolah.

Burlian (58) salah seorang guru di SD N 23 Palembang mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB.

"Saya tidak tahu peristiwa awalnya. Tahunya saya lihat bapak itu sudah duduk bersimbah darah," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Warga sekitar kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

"Saya lihat lukanya di selangkangan. Banyak sekali keluar kena bacok," ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh, peristiwa itu terjadi ketika beberapa orang tua dan siswa baru saja tiba di depan sekolah.

Terlihat pula korban bersama seorang perempuan lanjut usia diduga istrinya hendak memutar sepeda motor persis di depan SD N 23 Palembang.

Tiba-tiba pelaku yang berjalan kaki menggunakan helm datang dari arah depan membawa sebuah celurit di tangannya.

Semula celurit tersebut sempat disembunyikan di balik badannya.

Namun ketika sudah dekat ke arah korban, senjata tajam tersebut langsung dia arahkan ke targetnya.

Korban sempat berusaha menghindar namun upaya itu tidak berhasil.

Teriakan minta tolong diduga istri korban juga sama sekali tak dihiraukan pelaku yang terus saja mengarahkan senjata tajamnya secara membabi buta.

Diketahui, usia membacok korban pelaku langsung melarikan sedangkan celurit yang digunakannya untuk melukai korban ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kakek Dianiaya saat Antar Cucu Sekolah, Diduga karena Cinta Segitiga, Pelaku Salah Sasaran

Sumber: Tribunnews
Tags
Dianiaya
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved