Kriminal
Mayat Janin Ditemukan di Pinggir Sungai Peusangan
Sesosok mayat bayi--lebih tepatnya lagi disebut janin--ditemukan di pinggir aliran Sungai (Krueng) Peusangan di kawasan Kampung Sanehen,...
PROHABA.CO, TAKENGON – Sesosok mayat bayi--lebih tepatnya lagi disebut janin--ditemukan di pinggir aliran Sungai (Krueng) Peusangan di kawasan Kampung Sanehen, Kecamatam Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (23/9/2021) sekira pukul 17.15 WIB.
Sosok janin yang diperkirakan baru berusia sekitar tujuh bulan di dalam kandungan itu, ditemukan sudah tidak utuh lagi.
Beberapa bagian organ tubuhnya sudah hilang, diduga karena dimakan hewan rawa atau air.
Bahkan jenis kelamin bayi malang itu tidak diketahui pada saat ditemukan.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim melalui Kapolsek Silih Nara, Iptu Akkup Gaja kepada Prohaba, menuturkan bahwa sosok mayat bayi tersebut sebelumnya ditemukan oleh warga yang hendak mencari ikan di Sungai Peusangan.
“Begitu mendapat informasi, kami dari polsek, tim identifikasi dari polres, serta petugas puskemas langsung menuju lokasi. Kami perkirakan, usia bayi sudah tujuh bulan di dalam kandungan karena beberapa bagian tubuhnya sudah utuh/terbentuk,” kata Akkup Gaja.
Baca juga: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Kranji Purwokerto
Baca juga: Hasil Hubungan Gelap, Mahasiswi 19 Tahun Buang Mayat Bayi Karena Malu
Setelah penemuan itu, pihak kepolisian langsung memasang garis polisi (police line) di lokasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, satu jam kemudian, jenazah janin tersebut dibawa ke RSU Datu Beru, untuk diautopsi.
“Jenis kelaminnya tidak diketahui karena ada beberapa bagian tubuhnya yang sudah hilang, seperti paha dan tangan.
Kalau melihat kondisinya, mungkin bayi ini baru dibuang sehari lebih,” jelasnya.
Untuk memastikan jenis kelamin serta berapa lama sudah bayi tersebut dibuang, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi tim medis RSU Datu Takengon.
“Sementara ini, kami sedang melakukan penyelidikan karena lokasi ditemukannya bayi itu, berada di kawasan perbatasan antara Kecamatan Silih Nara dengan Kecamatan Bies,” pungkasnya. (my)
Baca juga: Kasus Hubungan Sedarah Antara Kakak dan Adik Terungkap dari Penemuan Mayat Bayi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/warga-melihat-penemuan-sosok-mayat-bayi-di-aliran-sungai-peusangan-di-kabupaten-aceh-tengah.jpg)