Breaking News:

Kriminal

Pengakuan Muncikari, Tarif  Wanita Pemuas Nafsu Pria Rp 700.000

Dua wanita yang kini ditetapkan sebagai tersangka pelanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat membeberkan bahwa setiap wanita ...

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
KASAT Reskrim, Iptu Krisna Nanda Aufa, S.Trk (tengah) memperlihatkan tersangka dan BB saat konferensi pers di halaman Mapolres Langsa. Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa metapkan 2 tersangka kasus prostitusi online yang terjadi di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama. 

PROHABA.CO, LANGSA - Dua wanita yang kini ditetapkan sebagai tersangka pelanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat membeberkan bahwa setiap wanita yang berkencan dengan lelaki hidung belang melalui jasanya, dibanderol dengan tarif  Rp 400.000 hingga Rp 700.000 per sesi.

Hal itu diungkapkan Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro SIK MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Krisna Nanda Aufa STrk, saat menggelar konferensi pers di halaman mapolres setempat, Selasa (12/10/2021).

Informasi rinci tentang tarif wanita penghibur itu didapat Kasat Reskrim Polres Kota Langsa, Iptu Krisna Nanda Aufa dari ER (46) selaku tersangka penyedia fasilitas perzinaan di rumahnya dan DP (23), tersangka muncikari.

"Tersangka ER dan DP mengaku bahwa setiap wanita yang dikencani lelaki hidung belang di rumah ER harus bayar 400.000, bahkan ada juga yang bayarannya sampai 700.000 rupiah," ujar Iptu Krisna.

Dalam kasus prostitusi online yang baru terungkap di Kota Langsa itu, ER diduga bertindak sebagai penyedia fasilitas.

Rumah miliknya dia jadikan tempat pasangan nonmahram melakukan hubungan badan dan ia menarik bayaran dari bisnis lendir tersebut.

“Tersangka ER sebagai penyedia tempat (pemilik rumah-red) mendapat Rp 100.000 setiap ada pasangan yang berkencan di rumahnya.

Sedangkan tersangka DP yang bertugas sebagai penghubung sekaligus penjemput lelaki dan wanita ke rumah ER mendapat jatah Rp 150.000,” ungkap Iptu Krisna.

"Sementara, untuk wanita yang menjadi pemuas nafsu lelaki hidung belang itu mendapat bagian 150.000 rupiah," papar Kasat Reskrim.

Dalam kasus ini, ER (46), teridentifikasi berstatus janda, sedangkan DP (23), gadis, warga Dusun Damai, Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama yang bertindak sebagai muncikari.

Baca juga: Ada Bisnis Prostitusi di Meulaboh, Sekali Kencan Rp 2 Juta

Baca juga: Mahasiswi Jadi Mucikari Prostitusi Online di Nagan Raya Ditangkap Polisi

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved