Breaking News:

Dua Pemuda Tak Tahan Dicambuk 200 Kali

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie melaksanakan eksekusi cambuk terhadap dua remaja berinisial ML (22) dan WD (21), masing-masing 100 kali

Editor: bakri
SERAMBI INDONESIA
KEJARI Pidie melakukan eksekusi cambuk terhadap tujuh terpidana di halaman tengah kantor Kejari setempat, Senin (22/11/2021). 

* Eksekusi Jarimah Zina di Pidie

SIGLI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie melaksanakan eksekusi cambuk terhadap dua remaja berinisial ML (22) dan WD (21), masing-masing 100 kali (sehingga totalnya 200 kali).

Uqubat cambuk yang eksekutornya melibatkan dua algojo itu digelar di lapangan tengah Kantor Kejari Pidie, Senin (22/11/2021).

Kedua remaja itu dihukum cambuk karena, menurut majelis hakim Mahkamah Syari'yah Sigli, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perzinaan dengan NJ (19) hingga wanita itu melahirkan.

Adapun NJ ditangguhkan dua tahun eksekusi cambuknya yang jumlahnya juga 100 kali lantaran ia harus merawat bayinya.

Saat menjalani proses cambuk, kedua remaja itu tidak tahan menerima sebatan algojo. Atas permintaan terhukum, jaksa akhirnya berkali menghentikan proses sebat pakai rotan itu.

Jaksa bahkan harus menggantikan kedua remaja itu dengan terpidana maisir (judi) yang terlibat judi online berbasis chip Higgs Domino. Lima terpidana judi itu dicambuk 20 hingga 30 kali dengan rotan.

Setelah penjudi online itu selesai menjalani uqubat cambuk, jaksa kembali melanjutkan sebatan terhadap dua remaja terpidana perkara zina tersebut.

Lagi-lagi kedua remaja itu berulang-ulang minta proses cambuk dihentikan karena tak tahan menahan sakit akibat disebat dengan rotan.

Meski sebatan algojo sempat dihentikan, remaja ML dan WD berhasil menjalani hukuman cambuk masing-masing 100 kali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved