Erupsi Gunung Semeru, 38 Warga Luka, 8 Masih Dicari
Puluhan warga alami luka bakar pasca-erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Para korban segera mendapat penanganan medis ...
Endapannya, kata pria yang akrab disapa Mbah Rono, akan berbahaya jika terjadi hujan karena selain menjadi lahar panas, tenaganya juga cukup besar.
Sebanyak sepuluh orang penambang pasir di wilayah Lumajang dilaporkan hilang saat Gunung Semeru mengalami erupsi.
Lalu, delapan orang diduga terjebak di kantor perusahaan tambang pasir di sekitar Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.
Menurut Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar, pada Sabtu sore mereka sempat mengirim video untuk meminta pertolongan.
"Sebanyak 10 masih dicari. Delapan orang diduga terjebak di kantor perusahaan tambang di Kampung Renteng," katanya.
Namun, petugas belum berhasil menghubungi ponsel milik delapan orang tersebut.
Tim BPBD juga belum berhasil sampai ke lokasi karena derasnya abu panas.
Baca juga: Studi Ungkap Letusan Gunung Berapi Picu Keasaman Laut Zaman Kapur
Sementara itu, jembatan penghubung Lumajang-Malang yang berada di Kecamatan Candipuro, putus.
Video detik-detik Jembatan Gladak diterjang lahar dingin Semeru menjadi viral di media sosial.
"Iya, benar Gladak Perak putus seperti dalam video," kata Wawan Hadi.
Saat ini petugas masih memantau kondisi dan fokus melakukan evakuasi warga.
Hujan abu di Malang Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah daerah di Kabupaten Malang juga terdampak hujan abu vulkanik akibat awan panas guguran Gunung Semeru.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Malang, hujan abu terpantau di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo, Wajak, Gondanglengi, Jabung dan Poncokusumo.
Untuk kecamatan yang paling terdampak hujan abu adalah Kecamatan Tirtoyudo.(kompas.com)
Baca juga: Tujuh Bunga Bangkai Mekar di Lereng Gunung Merapi
Baca juga: 5 Hari Hilang di Gunung, Bocah Pendaki Mengaku Tak Pernah Makan
Baca juga: Sempat Terjatuh dan Tidak Sadarkan Diri, Pendaki Asal Madiun Meninggal Dunia di Gunung Lawu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Alat-berat-terendam-material-awan-panas-erupsi-Gunung-Semeru-di-Sumber-Wuluh-Lumajang.jpg)