Tahukah Anda

Ini Jenis Masker yang Disarankan Ahli untuk Tangkal Omicron

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengumumkan kasus pertama varian Omicron di Indonesia kemarin, Kamis (16/12/2021). Dia mengungkapkan ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Seorang perempuan mengenakan masker N95 untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Masker jenis ini termasuk yang direkomendasikan ahli untuk menangkal penularan varian Omicron yang 70 kali lebih cepat menular dibanding varian Delta. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengumumkan kasus pertama varian Omicron di Indonesia kemarin, Kamis (16/12/2021).

Dia mengungkapkan bahwa pasien berinisial N itu merupakan pekerja pembersih di Wisma Atlet Jakarta.

"Kementerian kesehatan tadi malam mendeteksi ada seorang pasien inisial N terkonfirmasi (terpapar) Omicron pada tanggal 15 Desember," kata Menkes Budi dalam konferensi pers.

Menurut dia, setelah dilakukan WGS atau whole genome sequencing pada 10 Desember 2021, satu dari tiga orang yang diambil sampelnya telah terpapar varian Omicron.

Dua hari berselang, 17 Desember, terkonfirmasi pula bahwa di Wisma Atlet ada lima orang lagi yang juga terinfeksi varian Omicron sehingga wisma tersebut dilockdown sedikitnya dua minggu.

Di sisi lain, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa varian B.1.1.529 yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan ini lebih cepat penularannya, bahkan 70 kali lebih cepat dibanding varian Delta.

Baca juga: Walau Bergejala Ringan, Varian Omicron Menular 5 Kali Lebih Cepat,

"Varian ini memiliki jumlah mutasi yang banyak, beberapa di antaranya mengkhawatirkan," ungkap WHO seperti dilansir dari Yahoo Life, Kamis (16/12/2021).

Selain mendapatkan vaksinasi lengkap, WHO juga mengingatkan seluruh masyarakat dunia untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker.

Terkait penggunaan masker untuk mencegah paparan Covid-19, masker jenis apa yang direkomendasikan agar terhindar dari varian Omicron?

Sementara ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC)   merekomendasikan bahwa masker harus memiliki kriteria berikut:   

* memiliki dua atau lebih lapisan masker;

* menutup hidung dan mulut dengan baik;

* pas di wajah tanpa ada celah udara; dan

* memiliki kawat hidung untuk mencegah udara masuk.

Baca juga: Varian Omicron Berkembang 70 Kali Lebih Cepat daripada Delta

Sementara itu, insinyur teknik mesin dari Minnesota, Amerika Serikat, Aaron Collins menyarankan agar menggunakan masker yang nyaman dan penting untuk memastikan bahwa masker telah dikenakan dengan benar.

Para ahli menilai, masker kain masih direkomendasikan meski tidak optimal dalam melindungi.

"Masker kain memang bagus jika memiliki beberapa lapisan dan pas (di wajah)," ujar Dr William Schaffner, spesialis penyakit menular sekaligus profesor di Vanderbilt University School of Medicine.

Akan tetapi, asisten profesor kedokteran penyakit menular di Baylor College of Medicine, Dr Prathit Kulkarni menjelaskan, ada beberapa bukti bahwa masker bedah dinilai lebih efektif dibandingkan masker kain.

Dia juga menegaskan, penting untuk menggunakan masker bedah yang pas di wajah serta memudahkan kita untuk bernapas.

Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya. 

Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Science, hasil analisis data dari 342.183 orang dewasa di Bangladesh menemukan bahwa masker bedah 95 persen efektif menyaring partikel virus daripada masker kain yang hanya mencapai 37 persen saja.

Baca juga: Omicron Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Warga Kurangi Mobilitas

"Kita memiliki masker filtrasi tinggi, bermuatan elektrostatis seperti masker seperti KF94, KN95, dan N95, dan kita harus menggunakannya," imbuh Collins.

Kendati demikian, Thomas Russo, profesor dan kepala penyakit menular di Universitas di Buffalo di New York mengatakan, masker kain tetap bisa digunakan dengan syarat memiliki kawat hidung, terdiri atas tiga lapis, dan memiliki filter yang baik agar nyaman dipakai.

Lalu, apakah masker dobel efektif? Menurut Kulkarni, belum ada data yang menunjukkan bahwa pemakaian masker dobel efektif melawan varian Omicron.

Senada dengannya, Collins menyebut pemakaian masker dobel justru membuat seseorang sulit bernapas.

"Masker KN95, KF94, atau N95 memang lebih melindungi daripada masker konvensional, tetapi jika masker ini dipasang dengan kencang membuat pernapasan Anda lebih sulit," kata Schaffner.

Meski begitu, para ahli setuju baik masker kain, masker bedah, KF94, N95, maupun KN95 tetap berfungsi untuk melindungi manusia dari penularan Covid-19. (kompas.com)

Baca juga: Varian Omicron Masuk Indonesia, Epidemiolog Ingatkan Penularannya Jauh Lebih Cepat dari Varian Delta

Baca juga: Gejala Omicron Mirip Pilek, Ini Tanda yang Harus Diwaspadai

Baca juga: Dua Orang Baru Tiba di Singapura dari Afrika Selatan Positif Covid-19 Varian Omicron

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved